Menuju konten utama

Lewat Langkah Berdampak, Kahf Dukung Perjuangan Petugas Karhutla

Kahf memberikan sejumlah dukungan kepada para petugas pemadam karhutla di Kalteng dan Kalsel melalui program Langkah Berdampak.

Lewat Langkah Berdampak, Kahf Dukung Perjuangan Petugas Karhutla
Kahf, di bawah naungan ParagonCorp, bersama Rumah Zakat menyerahkan bantuan pendidikan, sembako, dan bantuan ekonomi kepada keluarga almarhum Bapak Nurdin, petugas pemadam kebakaran yang gugur saat bertugas di Barito Kuala, Kalimantan Selatan, pada 1 November 2026. Bantuan ini menjadi bagian dari program Langkah Berdampak yang diharapkan dapat membantu meringankan beban keluarga serta mendukung keberlanjutan pendidikan ketiga anak almarhum yang masih bersekolah. foto/Dok. Kahf.
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menempatkan banyak petugas di garis depan dengan durasi bekerja lama di tengah panas dan asap untuk menjaga kehidupan banyak orang, dengan risiko yang nyata. Untuk ikut menjaga perjuangan mereka, Kahf di bawah naungan ParagonCorp, belum lama ini menghadirkan Langkah Berdampak, rangkaian dukungan bagi petugas dan keluarganya di Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan.

Director of Corporate Affairs ParagonCorp Astri Wahyuni menyampaikan bahwa program ini disusun mengikuti kebutuhan yang muncul sepanjang penanganan karhutla dan berjalan seiring dengan upaya pemerintah. “Para petugas berjuang menjaga kehidupan, dan kami berupaya untuk bisa berpartisipasi menjaga perjuangan mereka. Dari diskusi dengan BPBD dan Rumah Zakat, kami melihat ada tiga hal yang saling berkaitan, yaitu keselamatan petugas, alat yang sesuai untuk memadamkan api di lahan gambut, dan masa depan keluarga pemadam kebakaran yang menjadi korban dampak karhutla. Karena itu, Langkah Berdampak kami rancang untuk menjawab ketiganya bersama mitra yang memahami kondisi di lapangan. Kami ingin dukungan ini tepat sasaran dan tetap berlanjut setelah masa darurat,” ujar Astri melalui siaran resmi pada Selasa (3/11/2026).

Langkah pertama adalah menjaga mereka yang menjaga. Bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangka Raya, Kahf menyalurkan paket alat pelindung diri (APD) dan paket makanan. Paket APD terdiri dari helm pemadam, sepatu boots, sarung tangan, kacamata pelindung, masker respirator, dan baju pemadam.

Header Kahf Untuk Karhutla

Tim Kahf menyiapkan paket alat pelindung diri (APD) bagi petugas penanganan karhutla. Bantuan melalui program Langkah Berdampak ini disalurkan bersama BPBD Kota Palangka Raya pada 1 November 2026 sebagai bentuk kepedulian terhadap keselamatan petugas yang bekerja di tengah panas dan asap. Paket tersebut terdiri dari helm pemadam, sepatu boots, sarung tangan, kacamata pelindung, masker respirator, dan baju pemadam. foto/Dok. Kahf

Langkah kedua adalah menjangkau yang tidak terlihat. Di lahan gambut, api dapat tersimpan di dalam tanah dan terus menyala meski permukaannya tampak sudah padam. Bara ini dapat merambat dan memunculkan api kembali di titik lain. Bersama Rumah Zakat dan BPBD Kota Palangka Raya, Kahf menyalurkan ratusan nozzle tancap tanah untuk membantu petugas memadamkan api hingga ke dalam tanah. Bantuan ini diserahkan melalui posko bencana Rumah Zakat di Palangka Raya dan juga langsung kepada BPBD Kota Palangka Raya.

Pemerhati lingkungan Nathanael Undas turut ambil bagian dalam kegiatan Langkah Berdampak dan ikut membantu para relawan dalam memadamkan kebakaran di lapangan, menggunakan nozzle tancap tanah. “Hari ini, saya bersama dengan rekan-rekan dari Kahf dan Paragon, distribusi pembantuan peralatan APD, makanan, suplemen, air mineral, nozzle pemadaman kebakaran khusus gambut, kepada rekan rekan kami di BPBD kota Palangka Raya dan juga Rumah Zakat. Nozzle adalah alat yang paling efektif untuk memadamkan api yang terbakar dibawah lahan gambut. Hari ini saya melihat bagaimana gigihnya teman-teman yang ada di garda depan untuk mencegah kebakaran hutan dan lahan semakin luas. Apresiasi setinggi-tingginya saya berikan kepada semua teman-teman yang melawan api ini.” ujar Nathanael.

Header Kahf Untuk Karhutla

Pemerhati lingkungan Nathanael Undas bersama petugas menggunakan nozzle tancap tanah dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Tengah, 1 November 2026. Melalui program Langkah Berdampak, Kahf menyalurkan ratusan nozzle bersama Rumah Zakat dan BPBD Kota Palangka Raya untuk membantu memadamkan api di bawah permukaan gambut yang berpotensi merambat dan kembali menyala. Foto/Dok. Kahf

Langkah ketiga adalah hadir untuk keluarga, hari ini dan esok. Di Barito Kuala, Kalimantan Selatan, Kahf menyalurkan bantuan bagi keluarga Keluarga Bapak Nurdin, petugas pemadam kebakaran yang gugur saat bertugas. Almarhum meninggalkan tiga anak yang masih bersekolah. Bantuan pendidikan dapat digunakan untuk kebutuhan sekolah seperti SPP, buku, dan seragam. Keluarga juga menerima sembako serta bantuan ekonomi. Pada kesempatan yang sama, Imam Santoso, pemerhati pendidikan yang juga Dosen Teknik Metalurgi ITB, turut hadir untuk menyaksikan langsung penyaluran bantuan pendidikan bagi ketiga anak almarhum.

Astri Wahyuni menyampaikan bahwa dukungan bagi mereka yang terdampak perlu terus berlanjut setelah masa darurat. “Tentunya bantuan yang kami berikan tidak akan bisa mengobati luka yang dirasakan keluarga. Namun semoga ini bisa sedikit meringankan beban, mengingat anak-anak Almarhum masih memiliki kebutuhan pendidikan yang panjang,” ujar Astri.

Ketiga langkah ini menjadi program utama Kahf, berangkat dari kebutuhan yang disampaikan para mitra di lapangan. Bersama para mitra, Kahf akan terus mempelajari kebutuhan yang ada sebagai dasar untuk menyiapkan dukungan berikutnya.

Penulis: Tim Media Servis