tirto.id - Kualitas sebuah kota mandiri modern tidak hanya tercermin dari pertumbuhan hunian dan kawasan bisnis semata, tetapi juga dari kemampuannya menghadirkan fasilitas yang mendukung kualitas hidup masyarakat, termasuk akses terhadap pendidikan.
Berangkat dari komitmen tersebut, Sinar Mas Land melalui Digital Hub terus membangun BSD City sebagai kawasan terpadu dengan menghadirkan beragam institusi pendidikan. Melanjutkan perjalanan yang telah dimulai melalui jenjang sekolah dasar, ILON Academy kini memperluas layanan pendidikannya dengan membuka jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) atau ILON Secondary.
Kehadiran ILON Secondary menambah pilihan pendidikan bagi keluarga di BSD City dan sekitarnya, sekaligus memberikan kesempatan bagi siswa untuk melanjutkan proses pembelajaran dalam lingkungan yang berkesinambungan. Pengembangan jenjang ini mencerminkan semakin beragamnya kebutuhan keluarga terhadap pendidikan yang tidak hanya berfokus pada pencapaian akademik, tetapi juga pembentukan karakter, kemampuan berpikir kritis, serta kesiapan anak dalam menghadapi tantangan masa depan.
Untuk jenjang SMP, ILON Academy merencanakan kurikulum yang memadukan ILON Academic Framework, IB Middle Years Programme (MYP), dan Singapore Mathematics. Perpaduan tersebut dirancang untuk memperkuat pemahaman konseptual, pembelajaran interdisipliner, kemampuan bernalar, serta pemecahan masalah.
Pada jenjang pendidikan berikutnya, ILON Academy juga merencanakan penerapan IB Diploma Programme (DP) untuk mendukung kesiapan siswa melanjutkan pendidikan tinggi dan menghadapi dunia yang semakin terhubung, sesuai dengan proses pencalonan dan otorisasi IB serta persetujuan regulasi yang berlaku.
Menurut Irawan Harahap, CEO of Urban Solution and Development Sinar Mas Land, pembangunan kota mandiri perlu berjalan seiring dengan peningkatan kualitas hidup masyarakat.
“Pendidikan menjadi salah satu elemen penting dalam membentuk ekosistem tersebut,” kata Irawan, merujuk keterangan resmi pada Senin (28/9/2026).
Sinar Mas Land, kata Irawan, terus membuka ruang kolaborasi dengan berbagai institusi pendidikan. Kolaborasi tersebut dilakukan dengan institusi yang memiliki visi dan pendekatan berbeda dalam mempersiapkan generasi masa depan.
“Kehadiran jenjang SMP ILON Academy semakin memperkaya pilihan pendidikan di BSD City,” ujarnya.
Menurut dia, kehadiran ILON Academy juga memperkuat BSD City sebagai lingkungan yang mendukung keluarga untuk tumbuh dan berkembang secara berkelanjutan.
Sementara itu, Sudino Lim, Chairman & CEO ILON Education Group sekaligus Founder ILON Secondary, mengatakan ILON Secondary dibangun untuk mengikuti perkembangan kebutuhan anak-anak seiring pertumbuhan mereka.
“ILON Secondary tidak dibangun sekadar untuk menambah jenjang pendidikan. Kami membangunnya karena anak-anak kami terus bertumbuh,” kata Sudino.
Ia menggambarkan perjalanan pendidikan anak sebagai proses yang membutuhkan keberanian untuk berpikir mandiri, belajar dari kesalahan, menemukan jati diri, dan menentukan kontribusi.
“Kami ingin ILON tetap berjalan di samping mereka sepanjang perjalanan itu,” ujarnya.
Menurut Sudino, keberhasilan pendidikan tidak hanya diukur dari universitas yang menjadi tujuan siswa. Ia menilai pendidikan juga berkaitan dengan pribadi yang terbentuk, kebaikan yang dibawa, dan manfaat yang diberikan kepada orang lain.
Melalui ILON Secondary, pengalaman belajar yang dibangun sejak pendidikan dasar akan dikembangkan untuk menjawab kebutuhan siswa pada tahap perkembangan berikutnya. Siswa akan didorong untuk memperkuat kemampuan berpikir mandiri dan kritis melalui pendalaman akademik, riset, kolaborasi, serta pengambilan keputusan yang bertanggung jawab.
Pendekatan tersebut berlandaskan kerangka BE, KNOW, dan THRIVE yang menghubungkan pembentukan karakter dan identitas, penguasaan pengetahuan, serta kemampuan untuk berkembang dengan percaya diri dan memiliki tujuan.
Berangkat dari komunitas ILON Academy di QBIG BSD City, ILON Secondary akan meneruskan budaya dan pendekatan pendidikan yang telah dibangun sejak jenjang dasar, sembari memberikan ruang yang lebih luas bagi siswa untuk bereksplorasi, mengambil tanggung jawab, dan menemukan jati dirinya.
Dengan lingkungan belajar biophilic yang menyatu dengan alam, ILON Academy mengusung visi The National World School yang terbuka terhadap dunia dan berorientasi pada masa depan, namun tetap berakar pada identitas, nilai, dan komunitas Indonesia.
Dari sisi akses, ILON Academy didukung oleh konektivitas dengan multiple access dan multimoda transportation melalui ruas Tol Serpong─Balaraja Seksi 1A (Serpong–Simpang Susun CBD) dan 1B (Simpang Susun CBD–Legok) guna memudahkan mobilisasi ke Jakarta, Tangerang dan sekitarnya.
ILON Academy juga dapat diakses melalui dan Tol Jakarta─ Serpong yang terintegrasi dengan Tol JORR 1, Tol JORR 2 (Bandara Soekarno Hatta - Kunciran - Serpong - Cinere - Cimanggis - Cibitung - Cilincing), Tol Japek hingga Tol Jagorawi. Mobilitas dari/ke BSD City juga didukung dengan beragam pilihan transportasi umum mulai dari free shuttle bus BSD Link, feeder bus BSD City, KRL Commuter Line melalui Stasiun Cisauk dan Stasiun Jatake.
(INFO KINI)
Penulis: Tim Media Servis
Masuk tirto.id

































