tirto.id - Beredar di sosial media Facebook unggahan mengklaim tautan untuk mendaftar Undian BRImo FSTVL 2026. Dalam unggahan disebutkan bahwa program tersebut merupakan Apresiasi Bank BRI kepada seluruh nasabah BRI aktif yang menggunakan aplikasi BRImo.
Unggahan tersebut disebarkan oleh akun Facebook bernama โFestival Nusantaraโ (arsip) pada Jumat (2/10/2026). Pengunggah juga mengklaim bahwa pendaftaran undian berhadiah tersebut akan diumumkan secara online kepada para peserta.
Adapun hadiah utama yang diklaim akan diberikan sebagai apresiasi Bank BRI tersebut yaitu:
"Untuk pengundian & Pemenangnya Akan diumumkan secara Online di Seluruh Sosial Media," tulis unggahan tersebut.
Dalam unggahan tersebut, disertakan pula poster dengan keterangan 'Harus Terdaftar dalam Aplikasi BRImo', disertai dengan ilustrasi mobil dan dua orang pegawai bank.
Sampai artikel ini ditulis pada Senin (5/10/2026), unggahan tersebut telah mendapatkan 4 likes, dan tanpa komentar. Pengunggah tak memberikan tautan langsung sebagai sarana peserta untuk mendaftar.
Namun jika bagian poster diklik, akan muncul jendela pengisian data pribadi yang meminta peserta memasukan nama lengkap dan nomor telepon/WhatsApp. Jika diisi, terdapat notifikasi bahwa data tersebut akan diterima dan dapat dikelola oleh pengunggah.
Tirto juga menemukan tautan serupa yang diklaim untuk mendaftar undian berhadiah FSTVL BRI 2026 yaitu ini, ini, dan ini yang beredar dalam bentuk unggahan Facebook. Serupa unggahan sebelumnya, ketika diklik, pengunjung harus mengisi formulir berisi nama lengkap dan nomor WhatsApp.
Lantas, benarkah tautan tersebut resmi dari BRI untuk mendaftar undian berhadiah 2026?

Penelusuran Fakta
Akun tersebut hanya memiliki 15 pengikut dan sering membagikan unggahan terkait undian berhadiah BRI seperti ini, dan ini. Pengunggah juga menampilkan foto mobil yang diklaim sebagai hadiah undian tersebut
Kejanggalan berlanjut bahwa akun tersebut tampak baru saja dibuat. Unggahan awal akun tersebut baru dilakukan pada awal Oktober 2026.
Dari situ dapat diketahui bahwa informasi yang disebarkan adalah tidak resmi dan bukan berasal dari sumber kredibel. Adapun akun Facebook resmi milik Bank BRI bernama โBANK BRIโ dengan 1 juta pengikut dan memiliki centang biru.
Kemudian, Tirto mencoba membuka tautan yang diklaim untuk mendaftar undian BRI yang tertulis pada gambar dalam unggahan tersebut, tautan tersebut ternyata hanya menampilkan jendela pengisian data pribadi.
Jika gambar diklik, akan tertera pengisian nama lengkap dan nomor WhatsApp/telepon. Jika dikirimkan, pendaftar diminta menyetujui bahwa data pribadi tersebut bisa dikelola oleh akun tersebut.
Dari pola yang khas ini, diduga modus ini merupakan penipuan yang digunakan untuk memancing korban berkomunikasi langsung dengan pelaku, dengan mengatasnamakan program "Gebyar BRI", "BRI Festival", atau "BRImo Festival". Situs web palsu atau isian formulir tersebut, dirancang untuk mencuri data pribadi dan data perbankan korban. Biasanya korban dieksploitasi untuk modus phishing.
Kemudian Tirto mencari kebenaran klaim dengan mengetikkan kata kunci โUndian berhadiah BRI FSTVL 2026โ pada mesin pencarian Google. Namun yang muncul justru adalah pemberitaan cek fakta dari berbagai media yang memperingatkan modus penipuan mengaku BRI FSTVL 2026.
Adapun tautan dalam unggahan yang beredar di Facebook tidak mengarah ke laman resmi BRI. Situs resmi BRI hanya dapat diakses melalui www.bri.co.id dengan media sosial resmi BRI yang sudah terverifikasi.
Melansir laman resmi Bank BRI dalam artikel โWaspada Penipuan, Ini Cara Bedakan BRImo FSTVL yang Asli dan Palsu!โ, beredar modus penipuan yang mengatasnamakan BRImo FSTVL berupa hadiah mobil, motor, dan uang ratusan juta rupiah. Untuk mengikutinya, para pengguna media sosial, khususnya Facebook diminta untuk mengklik sebuah banner agar mendapatkan kupon undian. Tautan tersebut dinyatakan tidak resmi dan berujung pada penipuan yang meminta pengguna untuk mentransfer sejumlah uang.
Program undian resmi BRI seperti "Panen Hadiah Simpedes" atau "BRImo FSTVL 2026" umumnya otomatis didapat berdasarkan saldo/poin, tidak mendaftar melalui link mencurigakan.
Direktur Digital dan Teknologi Informasi BRI, Arga M. Nugraha, mengimbau masyarakat agar tidak membagikan informasi pribadi seperti username, password, atau OTP kepada siapa pun.
Adapun terkait informasi seputar BRImo dan produk BRI lainnya, dapat diakses melalui channel resmi BRI seperti Instagram @bankbri_id, Facebook BANK BRI, Twitter/X @BankBRI_ID@promo_BRI, @kontakBRI, Tiktok bankbri_id, dan sumber resmi BRI lainnya.
Kesimpulan
Tautan yang disertakan bukan berasal dari kanal resmi milik BRI dan berujung pada permintaan data pribadi dengan menggunakan nomor handphone. Hal ini berujung pada permintaan untuk mentransfer sejumlah uang. Modus ini biasanya digunakan sebagai modus penipuan dan phishing (pencurian data melalui tautan berbahaya).
Editor: Tim Riset Tirto
Masuk tirto.id

































