Indeks Tulisan

Kehilangan Identitas setelah Menjadi Orang Tua
Saat menjadi orang tua, hidup lebih banyak berputar di sekitar kebutuhan bayi atau anak. Pada satu titik, kita bisa merasa asing terhadap diri sendiri.

Kecanduan Cinta: Memahami Pola Relasi Monogami Serial
Pelaku monogami serial dapat berkomitmen penuh pada satu hubungan cinta pada satu waktu, tetapi hanya untuk jangka waktu terbatas.

Psikologi Sepatu: Alas Kaki Bisa Jadi Cerminan Identitas?
Alas kaki juga berfungsi sebagai fondasi simbolis bagi identitas manusia yang menentukan sejauh mana kita dapat menjelajahi dunia di sekitar.

Mengapa Ada Orang yang Memilih Menjalani Cinta Terlarang?
Semakin keras hubungan dilarang, semakin menantang dan menggairahkan hubungan itu dijalani. Risiko ketahuan dapat memicu pelepasan adrenalin serta dopamin.

Bermimpi tentang Seks: Mengapa Bisa Terjadi?
Berdasarkan survei Sleep Foundation, hampir 80 persen responden melaporkan pernah sesekali bermimpi tentang seks.

Tren Kencan Grim-Keeping: Saling Suka karena Berbagi Kebencian
Namun, kesamaan dalam membenci sesuatu tidak akan mencerminkan nilai-nilai inti kehidupan seperti keluarga, karier, keuangan, dan keadilan sosial.

Transformasi Maskulinitas: Memahami Kerentanan, Tolak Kekerasan
Maskulinitas sehat sejatinya akan berhasil jika empati dan akuntabilitas berjalan beriringan demi terciptanya relasi aman, adil, serta setara bagi semua.

Maskulinitas Sehat: Mendefinisikan Ulang Makna Laki-laki Kuat
Menjadi sosok yang kuat artinya juga memiliki keberanian untuk mengenali batas diri dan tahu kapan harus meminta bantuan.

Menertawakan Diri Sendiri, Sampai Mana Batasnya?
Menertawakan diri sendiri merupakan bentuk humor reflektif yang mampu menurunkan hormon stres, membantu relaksasi tubuh, serta meningkatkan fungsi imun.

Mengapa Kita Bisa Menganggap Orang Lain Membosankan?
Bisa jadi, melabeli orang lain menjemukan adalah tameng untuk menutupi rasa tidak aman dan kurangnya keterbukaan pikiran kita sendiri.
Masuk tirto.id








