YouTube Rilis 10 Iklan Terpopuler, Hyundai x BTS, Apple hingga Nike

Oleh: Shanti Dwi Jayanti - 29 Juni 2021
Dibaca Normal 1 menit
10 iklan terpopuler di Youtube dirilis platform video ini. Bertengger di nomor 1 adalah iklan Hyundai yang menampilkan BTS.
tirto.id - YouTube merilis 10 video yang masuk edisi spesial Ads Leaderboard untuk Cannes Lions. Video yang masuk dalam hitungan adalah yang diluncurkan antara 1 Juni 2020 hingga 30 Mei 2021.

Dilaporkan Variety, YouTube meluncurkan Cannes-to-Cannes Ads Leaderboard untuk ajang festival Cannes Lions yang digelar menjelang akhir Juni 2021. Hajatan ini sebelumnya dibatalkan pada tahun 2020 karena pandemik. Tahun ini Cannes Lions dihelat dalam format virtual pada 21-25 Juni lalu.

Dikutip dari AdWeek, situs video milik Google ini mengatakan 10 video tersebut telah ditonton lebih dari 635 juta kali secara global. Video ini juga dipilih oleh algoritma yang memasukkan faktor tak hanya paid view tapi juga organic view dan audience retention.

Adapun iklan Hyundai yang dibintangi boyband K-pop BTS telah ditonton lebih dari 105 juta kali. Iklan minimalis ini diriis dalam rangka perayaan Earth Day 2020 dan menjadi bagian dari kampanye hidrogen global perusahaan automaker dari Korea ini.

Mengutip dari AdAge, video itu memuat pesan yang ditujukan untuk Gen Z dan milenial muda. Video ini ingin mengubah persepsi orang tentang hidrogen yang diklaim lebih aman dibandingkan bahan bakar lain.

Berikut 10 video terpopuler yang dimaksud:

1. Hyundai, Hyundai x BTS | For the Earth, South Korea
2. Orange Egypt, The Norms of Life, Egypt
3. Amazon, Alexa’s Body, U.S.
4. Oppo, #BeTheLight to Spread the Light, India
5. Nike, You Can’t Stop Us, U.S.
6. Supercell, Lost & Crowned, U.S.
7. My Switzerland, No Drama, Switzerland
8. Imagine Your Korea, Feel the Rhythm of Korea, South Korea
9. Apple, It Already Does That,
10. Vodafone Idea, VI Is Here, India


Baca juga artikel terkait YOUTUBE atau tulisan menarik lainnya Shanti Dwi Jayanti
(tirto.id - Sosial Budaya)

Penulis: Shanti Dwi Jayanti
Editor: Nur Hidayah Perwitasari
DarkLight