Advertorial

Yang Patah Tumbuh, Saldo yang Hilang Akan Diganti

Oleh: Advertorial - 26 Oktober 2021
Dibaca Normal 3 menit
Sepanjang sejarahnya, cara pemasaran dengan jaminan uang kembali terbukti bisa berlaku sebagai diferensiasi.
tirto.id - Hubungan antara perusahaan dan konsumen itu tidak sebatas transaksional. Ada kepercayaan yang dibangun dari waktu ke waktu. Untuk membangun kepercayaan tersebut, kita bisa belajar dari Josiah Wedgwood yang terkenal sebagai ‘Bapak Tembikar Inggris’ pada abad ke-18.

Sebetulnya Josiah bukan hanya terkenal sebagai pengusaha tembikar. Secara fisik, dia tidak bisa membuat pot karena kakinya diamputasi. Revolusi yang dia lakukan adalah sesuatu yang pada masanya belum terpikirkan, yaitu caranya memasarkan tembikar: jaminan uang kembali.

Pada tahun 1759, Josiah mendirikan sebuah perusahaan kecil di Stoke-on-Trent, Inggris, untuk memproduksi gerabah menggunakan bahan sehari-hari yang murah, kusam, keropos, dan mudah pecah. Produk gerabah pada masa tersebut memang begitu. Tidak heran banyak yang menyangsikan kualitas produk barang tersebut dan mudah berpindah dari satu produsen ke produsen lainnya.

Namun pada tahun 1760-an, Josiah membuat terobosan teknis dan menghasilkan “creamware”, tembikar berlapis krim yang tampak seperti porselen tapi mampu menahan perubahan suhu. Tidak lama kemudian, Josiah bahkan menemukan cara untuk mencetak desain di permukaannya—semuanya dengan harga relatif murah.

Untuk memasarkan tembikar jenis baru tersebut—yang lebih tahan banting—Josiah mengaplikasikan ide sederhana namun brilian: dia bilang jika tembikarnya rusak, maka uang pembelian akan dikembalikan. Pendeknya, dengan cara itu Josiah bukan hanya berhasil merevolusi pembuatan tembikar, melainkan juga marketing-nya.

Ide utama jaminan uang kembali (money-back guarantee) adalah membangun kepercayaan dengan pelanggan dan menghilangkan friksi yang tidak perlu.

Pada 1868, J.R. Watkins, seorang door-to-door salesman, menawarkan pelanggannya pengembalian dana penuh dari produk obatnya jika mereka tidak menyukai produk tersebut. Dengan cara itu, Watkins berhasil memasarkan produknya yang saat itu tergolong tidak dikenal di pasaran.

Dalam mengejar keunggulan kompetitif di industri yang makin ramai—bahkan di masa pandemi—banyak perusahaan menggunakan cara ini. Pada akhirnya, tidak banyak pelanggan yang benar-benar pernah meminta uang mereka kembali. Dari bisnis kecil seperti Watkins sampai yang besar seperti Josiah, bahkan sampai produk masa kini seperti Sixthreezero (perusahaan sepeda yang menawarkan test ride dengan pengembalian uang selama 365 hari), cara ini masih terbukti efektif.

Jaminan (Uang) Saldo Kembali


Di masa yang lebih modern, money-back guarantee juga bisa diterapkan di perusahaan bidang jasa, bahkan di perusahaan perbankan yang menjalankan jasa penggunaan uang elektronik.

Bertransaksi menggunakan uang elektronik tentu memiliki risiko. Tidak seperti pelanggan yang tidak puas dengan barang yang dibeli atau barang yang rusak, skema money-back guarantee dalam transaksi uang elektronik justru diperlukan jika kamu—sebagai pelanggan—kehilangan saldo karena berbagai alasan.

Sudah sepatutnya penyedia jasa uang elektronik bisa menyediakan perlindungan dari kehilangan sehingga pelanggannya merasa aman. Salah satu penyedia jasa uang elektronik yang marak digunakan masyarakat Indonesia adalah GoPay.

Baru-baru ini, GoPay mengeluarkan kampanye keselamatan pengguna #AmanBersamaGoPay untuk memperkenalkan program Jaminan Saldo Kembali, yaitu sebuah inisiatif untuk menawarkan transaksi anti-khawatir bagi pengguna Gojek dan GoPay.

Saat kamu kehilangan saldo GoPay dan atau limit GoPayLater karena penyalahgunaan akun Gojek di luar kendalimu, kamu tidak perlu khawatir. Ada perlindungan ekstra dari program Jaminan Saldo GoPay Kembali yang akan dapat mengembalikan 100% saldo yang hilang.

Hal yang perlu menjadi catatan adalah Jaminan Saldo Kembali hanya berlaku untuk pengguna GoPay terverifikasi atau yang dikenal sebagai GoPay Plus. Kemudian, saldo GoPay atau limit GoPayLater kamu hanya akan dikembalikan jika ada kerugian dana karena dua hal ini:

Brute Force Attack: Kehilangan saldo sebagai akibat dari upaya login yang tidak sah yang mengarah pada pengambilalihan akun Gojek/GoPay dan transaksi yang tidak sah.

Phone Loss: Kehilangan saldo sebagai akibat dari transaksi yang tidak sah setelah kehilangan telepon seluler yang terhubung ke akun Gojek/GoPay kamu.

Body Advertorial GoPay MBG 1
Langkah untuk mengaktifkan fitur Jaminan Saldo Kembali. FOTO/istimewa


Selanjutnya, cara mengklaimnya juga mudah. Pertama-tama, klik “Eksplor” atau “Explore” di halaman utama aplikasi Gojek. Kedua, klik menu “Plus”. Ketiga, pilih “Jaminan Saldo Kembali” atau “Money Back Guarantee”.

Body Advertorial GoPay MBG 2
Langkah untuk mengaktifkan fitur Jaminan Saldo Kembali. FOTO/istimewa



Keempat, pilih "Ajukan Klaim" atau "Claim Refund". Lalu isi formulir secara lengkap. Terakhir, cek progres klaim kamu di "My Tickets" pada halaman utama aplikasi Gojek. Untuk membaca lebih lengkap mengenai My Tickets, bisa akses tautan ini.

Namun klaim refund ini juga berlaku dengan syarat, dan tak berlaku jika:

Tidak dapat menunjukkan bukti pendukung atau dokumen yang diperlukan.

Kerugian saldo adalah akibat kelalaian konsumen, atau kasus penipuan, termasuk --tapi tidak terbatas-- pada penyalahgunaan akun karena pemberian kode OTP ke pihak ketiga.

Pengguna memiliki niat buruk atau curang yang dapat merugikan Gojek atau penggunanya.

Meski saldo yang kembali akan dijamin oleh GoPay, keamanan akun kamu adalah tanggung jawab kamu sendiri. Jadi, tolong selalu jaga keamanan akun Gojek kamu dengan membuat PIN, tidak membagikan OTP, dan melaporkan segala aktivitas mencurigakan yang terkait dengan akun kamu. Informasi lebih lanjut tentang cara menjaga keamanan akun Gojek kamu bisa dilihat di tautan ini.

Sepanjang sejarahnya, cara pemasaran dengan jaminan uang kembali terbukti bisa berlaku sebagai diferensiasi, meringankan risiko, sekaligus meningkatkan kepercayaan. Sebagai uang elektronik yang sudah terpercaya, tak heran GoPay berani menawarkan jaminan berupa kembalinya saldo jika terjadi sesuatu yang tidak diinginkan.

Fakta bahwa GoPay menawarkan Jaminan Saldo Kembali, menunjukkan bahwa layanan GoPay dan Gojek sudah bekerja dengan sangat baik dalam meningkatkan keamanan dan kenyamanan penggunanya. Kalaupun ada hal-hal yang tidak diinginkan, dengan #AmanBersamaGoPay, maka semua pasti ada jalan keluarnya.[]
DarkLight