Yamaha di MotoGP 2020: Reuni Rossi-Lorenzo demi Motor Baru YZR-M1

Oleh: Fitra Firdaus - 6 Februari 2020
Dibaca Normal 1 menit
Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo bereuni di Monster Energy Yamaha dalam peran berbeda. Semua demi motor baru YZR-M1 yang lebih kompetitif di MotoGP 2020.
tirto.id - Dalam peluncuran motor baru YZR-M1 oleh Monster Energy Yamaha, Valentino Rossi mengakui bahwa kepulangan Jorge Lorenzo ke tim pabrikan yang dibelanya demikian penting. Lorenzo adalah kunci untuk membuat M1 kembali kompetitif, terutama setelah kesulitan mereka bersaing dengan Honda.

"Bagi saya, Jorge sempurna untuk kami (Yamaha). Saya mendesak Lin [Jarvis, manajer tim] dan Yamaha untuk berbicara dengan Jorge. Saat ini di MotoGP modern, penting untuk memiliki tim tes yang bagus, yang memberikan data dan segalanya. Tetapi penting pula memiliki pembalap (tes) yang sama cepatnya (dengan pembalap utama tim)," kata Rossi dikutip Motorsport.com pada Kamis (6/2/2020).

Dalam empat tahun terakhir, Yamaha tidak pernah bisa bersaing dengan Honda. Mereka harus menyaksikan Marc Marquez (Repsol Honda) menyapu bersih gelar MotoGP sejak 2016 hingga 2019. Bahkan, sejak 2018, Yamaha hanya duduk di urutan ketiga klasemen tim, kalah dari Repsol Honda dan Ducati.

Bukan sebuah kebetulan, jika hal itu terjadi sejak Jorge Lorenzo meninggalkan Yamaha. X-Fuera berpisah dari tim yang menaunginya selama 9 tahun karena konflik panjang dengan Valentino Rossi. Lorenzo mencoba peruntungan di Ducati dan Honda, tetapi tidak pernah sukes seperti sedia kala hingga pensiun akhir musim lalu.

Sekarang, Yamaha dan Lorenzo kembali bersatu. JL99 tidak menduduki posisi pembalap utama, karena di sana sudah ada Valentino Rossi yang menjalani musim terakhir, dan Maverick Vinales yang baru saja diperpanjang kontraknya. Namun, Lorenzo tampak menikmati posisinya sebagai pembalap tes. Demikian pula Rossi, yang yakin timnya akan kembali kompetitif.

"Bagi kami, [kehadiran Lorenzo] akan jadi bantuan besar untuk pengembangan motor dalam waktu singkat," terang The Doctor.



Jorge Lorenzo dan Yamaha memang pasangan ideal. Faktanya, 3 gelar juara dunia kelas teratas MotoGP milik X-Fuera didapatkan ketika ia tampil untuk tim pabrikan Yamaha. Selain itu, selama ada Lorenzo sejak 2008, Yamaha tidak pernah keluar dari dua besar klasemen tim: 5 kali juara, dan 4 kali runner-up di belakang Repsol Honda.

Bukan cuma Valentino Rossi yang akan ambil keuntungan dengan hadirnya Lorenzo sebagai pembalap tes. Lebih dari itu, ada Maverick Vinales, yang mulai musim depan akan menjadi senjata utama Yamaha Motor Racing.

Vinales yang pada MotoGP 2021 bakal berduet dengan Fabio Quartararo bakal menikmati hasil tes X-Fuera demi membuka peluangnya tampil lebih kompetitif. Selama ini, dalam tiga musim di Yamaha, ia bahkan belum pernah menembus posisi runner-up klasemen akhir, hanya dua kali peringkat ketiga (2017 dan 2019) ditambah satu kali nomor empat (2018).

"Selama bertahun-tahun [sejak 2017] kami [Yamaha] belum kompetitif untuk memenangkan gelar. Punya Jorge yang memahami hal-hal untuk menjadi juara dunia bakal penting. Terkait pengembangan motor, Jorge telah berada di Yamaha pada era terbaik Yamaha, dia tahu betul apa yang perlu kami perbaiki," papar Vinales.

Baca juga artikel terkait VALENTINO ROSSI atau tulisan menarik lainnya Fitra Firdaus
(tirto.id - Otomotif)

Penulis: Fitra Firdaus
Editor: Agung DH
DarkLight