WHO Usul Harga Rokok Dinaikkan untuk Cegah Anak Muda Konsumsi Rokok

Oleh: Alfian Putra Abdi - 21 Maret 2019
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengusulkan agar harga rokok di Indonesia dinaikkan untuk mengendalikan konsumsi rokok pada anak muda.
tirto.id - Regional Director World Health Organization South-East Asia Region (WHO-SEARO), Poonam Khetrapal Singh mengusulkan agar harga rokok dinaikkan untuk mengendalikan konsumsi rokok, terutama pada anak muda di Indonesia. Asumsinya, dengan harga rokok yang naik maka tidak akan sesuai dengan kemampuan beli rerata anak muda.

"Kalau Anda menaikkan harga rokok maka perokoknya akan turun dan anak muda akan sulit untuk membeli karena mereka tidak cukup punya uang saku," ujarnya di acara Youth Town Hall Kemenkes, Jakarta Selatan, Kamis (21/3/2019).

Menurutnya, anak muda sebenarnya tahu bahwa rokok itu membahayakan kesehatannya namun diabaikan begitu saja. Peran keluarga dan sekolah menjadi penting untuk terus mengawasi anak muda dari adiksi rokok.

"Mereka harus mengingatkan bahwa merokok berakibat panjang ke depan. Semua jenis penyakit akan berlanjut, jika merokok tidak diatasi," tuturnya.

Menurut Poonam, peran aktif dan kesadaran industri diperlukan untuk bekerja sama menyelesaikan masalah ini.

"Penting untuk memberikan peringatan-peringatan dan berkoordinasi dengan pabrik rokok agar mereka [anak muda] tidak terjerumus ke dalam rutinitas merokok," ujarnya.

WHO mengakui sedang menitikberatkan pada program penyembuhan bagi mereka yang ingin berhenti dan membuka konsultasi agar anak muda bisa terbebas dari rokok.

Kegiatan Youth Town Hall ini melibatkan kaum muda yang saat ini memiliki kesempatan untuk menjadikan tujuan mencapai 'bonus demografi’.

Youth Town Hall pertama ini mempertemukan 1.000 pemuda dengan usia antara 18 – 39 tahun, dengan fokus pada pemuda usia 18-29 tahun dari seluruh kawasan Asia Tenggara.


Baca juga artikel terkait MEROKOK PADA REMAJA atau tulisan menarik lainnya Alfian Putra Abdi
(tirto.id - Kesehatan)

Reporter: Alfian Putra Abdi
Penulis: Alfian Putra Abdi
Editor: Maya Saputri
DarkLight