WHO Ingatkan Risiko Pemangkasan Waktu Karantina Corona Jadi 10 Hari

Oleh: Vincent Fabian Thomas - 7 November 2020
WHO ingin karantina Corona tetap 14 hari. Jangan sampai dikurangi karena ada risiko mengintai.
tirto.id - World Health Organization (WHO) memperingatkan sejumlah negara yang hendak memangkas masa karantina Corona menjadi 10 hari, salah satunya negara tetangga Indonesia, Thailand. Mereka mengatakan itu berisiko karena lebih cepat dari standar yang teruji secara ilmiah sebagai waktu inkubasi virus sampai seseorang menunjukkan gejala--14 hari.

“Jika ada pengurangan dari periode 14 hari, maka ada risiko terkait hilangnya kesempatan memantau potensi kasus ke depan,” ucap Technical Lead COVID-19 WHO Emergencies Programme maria van Kerkhove dalam konferensi pers virtual, Jumat (6/11/2020).

Ia bilang jika rencana ini tetap direalisasikan, perlu ada langkah penyeimbang. Sejauh ini WHO telah mendengar adanya rencana penambahan upaya tes dan pelacakan pada sejumlah negara yang mau mengurangi masa karantina.

Deputy Director General of Thailand's Department of Disease Control Tanarak Plipat menyatakan rencana pengurangan masa karantina menjadi 10 hari ditujukan bagi pelancong yang berkunjung ke Thailand. Ia bilang skema ini akan diterapkan secara terbatas terutama pada negara yang kasus COVID-19 sudah relatif melandai.

“Kami tidak implementasi ke semua negara tapi ke yang risikonya rendah dulu,” ucap Tanarak, juga dalam konferensi pers virtual.

Meski membolehkan turis keluar dari karantina kurang dari 14 hari, tetapi mereka harus melaporkan jadwal dan aktivitasnya ke otoritas kesehatan. Pemerintah Thailand juga tetap membatasi tempat mana saja yang bisa dikunjungi.

“Kami berharap rencana ini dapat tetap aman untuk turis di negara kami dan tetap mencegah penambahan kasus,” ucap Tanarak.



Baca juga artikel terkait KARANTINA CORONA atau tulisan menarik lainnya Vincent Fabian Thomas
(tirto.id - Kesehatan)

Reporter: Vincent Fabian Thomas
Penulis: Vincent Fabian Thomas
Editor: Rio Apinino
DarkLight