Waspadai Krisis Pangan, Jokowi Kunjungi Balai Padi Milik Kementan

Reporter: Andrian Pratama Taher, tirto.id - 12 Jul 2022 13:35 WIB
Dibaca Normal 1 menit
Presiden Jokowi mengunjungi Balai Padi milik Kementerian Pertanian di Subang, Jawa Barat sebagai upaya memastikan ketersediaan pangan.
tirto.id - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengunjungi Balai Padi milik Kementerian Pertanian di Subang, Jawa Barat sebagai upaya memastikan ketersediaan pangan. Ia pun optimis stok pangan Indonesia mencukupi dan bisa swasembada beras.

Jokowi mengaku peninjauan dilakukan untuk memeriksa ketersediaan pangan Indonesia. Ia tidak ingin Indonesia mengalami gangguan pangan seperti yang terjadi di berbagai belahan dunia.

"Kita harus waspada, memastikan bahwa ketersedian pangan kita masih pada kondisi yang aman," kata Jokowi di Balai Besar Penelitian Tanaman Padi (BBPadi) Subang, Jawa Barat, Selasa (12/7/2022).

Jokowi melihat bahwa Balai Padi milik Kementerian Pertanian (Kementan) sudah menyiapkan varietas unggul mulai dari Inpari 32, Inpari 42 dan varietas lain. Jumlah stok beras diyakini bisa mencukupi dengan penanaman Inpari 32 atau inpari 42 di lahan satu hektar bisa menghasilkan hingga 12 ton.

"Tetapi katakanlah rata-rata 7 sampai 8 ton saja itu sudah sebuah lompatan yang sangat baik bagi stok ketersedian pangan utamanya beras kita," tutur Jokowi.

Jokowi pun mengaku, Indonesia tidak boleh fokus pada stok beras. Perlu ada pengembangan di pangan lain seperti Sagu, Sorgum, Porang, Jagung maupun ketela pohon. Ia berharap produksi pangan di sektor tersebut bisa digenjot.

Di saat yang sama, Jokowi optimis Indonesia bisa mencapai swasembada beras di masa depan setelah melihat kinerja Kementan saat ini.

"Saya yakin karena kita sudah 3 tahun ini tidak impor beras, saya yakin swasembada beras kita akan segera kita capai," kata Jokowi.


Baca juga artikel terkait ANCAMAN KRISIS PANGAN atau tulisan menarik lainnya Andrian Pratama Taher
(tirto.id - Ekonomi)

Reporter: Andrian Pratama Taher
Penulis: Andrian Pratama Taher
Editor: Anggun P Situmorang

DarkLight