Menuju konten utama

Vidi Aldiano Berduet dengan Keyboardis Maroon 5 PJ Morton

Vidi Aldiano menceritakan bagaimana ia bisa berkolaborasi dengan keyboardis Maroon 5, PJ Morton.

Vidi Aldiano Berduet dengan Keyboardis Maroon 5 PJ Morton
Vidi Aldiano. instagram/vidialdiano

tirto.id - Vidi Aldiano berkolaborasi dengan keyboardis Maroon 5, PJ Morton dengan merilis sebuah mashed up lagu berjudul "I Can't Wait x Tak Bisa Bersama".

Dalam lagu itu, PJ menyanyikan lagu “Tak Bisa Bersama” dengan lirik bahasa Indonesia. Sementara Vidi Aldiano menyanyikan lagu “I Can’t Wait” milik PJ Morton dengan lirik bahasa Inggris.

"Nada dan lirik di lagu ini cukup tricky menurut gue, dan gue beneran kaget ketika PJ berhasil nyanyiin bahkan dalam percobaan pertama," kata Vidi Aldiano sebagaimana dilansir Antara, Jumat (13/11/2020).

PJ Morton mengaku sulit menyanyikan dalam menyanyikan lagu dalam lirik bahasa Indonesia, tetapi ia memahami secara umum maknda dari lirik lagu "Tak Bisa Bersama".

"Sejujurnya saya kesulitan dengan bahasa Indonesia. Tapi setelah mendengar dia (Vidi) bernyanyi, saya yakin lagu ini tentang pasangan yang tak bisa bersama," ujar PJ Morton.

Vidi Aldiano pun bercerita tentang awal mula bagaimana ia bisa berkolaborasi dengan PJ Morton. Ia bilang, semua itu bermula dari unggahan tentang kekaguman Vidi terhadap sosok musisi pemenang Grammy Awards itu di sosial media.

Gayung bersambut, akhirnya Vidi mendapat kesempatan berbincang dengan PJ Morton melalui inisiasi label asal Amerika Serikat, EMPIRE.

Vidi menjelaskan, proses penggarapan mashed up lagu "I Can't Wait x Tak Bisa Bersama" dilakukan di dua lokasi berbeda, di Jakarta dan Lousiana, Amerika Serikat.

Vidi berharap proyek kolaborasi ini bukan yang terakhir, dan mashed up ini bisa diterima banyak orang di Indonesia maupun di mancanegara.

Video musik dari lagu "I Can't Wait x Tak Bisa Bersama" dapat disaksikan melalui akun YouTube Vidi Aldiano mulai tanggal 13 November 2020.

Baca juga artikel terkait VIDI ALDIANO

tirto.id - Musik
Sumber: Antara
Penulis: Alexander Haryanto
Editor: Agung DH