Menuju konten utama
Lebaran 2021

Usai Salat Id, Wapres Ma'ruf Halal Bihalal Virtual dengan Kerabat

Usai salat id di kediamannya, Wakil Presiden RI Ma'ruf Amin merayakan Hari Idul Fitri 1442 H dengan halal bihalal virtual bersama keluarga.

Usai Salat Id, Wapres Ma'ruf Halal Bihalal Virtual dengan Kerabat
Wakil Presiden Ma'ruf Amin berjalan usai menyampaikan keterangan kepada wartawan di Graha BNPB, Jakarta, Senin (23/3/2020). ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra.

tirto.id - Usai melaksanakan salat Idulfitri, Wakil Presiden RI Ma'ruf Amin merayakan Hari Idul Fitri 1442 H secara sederhana dengan menikmati hidangan khas hari raya dan halal bihalal virtual.

"Wapres merayakan hari kemenangan ini dengan menikmati hidangan khas hari raya yang telah disediakan dan dilanjutkan dengan halal bihalal secara virtual dengan keluarga inti dan kerabat terdekat," ujar Juru Bicara Wapres Masduki Baidlowi dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis (13/5/2021).

Masduki mengatakan walaupun terpisah jarak, Wapres beserta istri Wury Ma'ruf Amin tetap merasakan kehangatan Idulfitri melalui silaturahmi virtual yang dilakukan.

Sebelumnya Wapres telah melaksanakan Salat Idul Fitri 1442 Hijriah di Pendopo Kediaman Resmi Wapres, Jl. Diponegoro No.2 Jakarta, Kamis pagi.

Menurut Masduki, Shalat dimulai pada pukul 07.00 WIB dan berlangsung khidmat, dengan tetap menaati protokol kesehatan yang ketat.

Salat yang dilaksanakan secara berjamaah tersebut juga diikuti oleh istri Wapres Wury Ma’ruf Amin beserta ajudan dan perangkat terbatas. Bertindak sebagai khatib tahun ini yaitu Ustaz Abdul Muiz Ali.

Pada khotbah dengan tema “Makna Idul Fitri dan Potensi Zakat dalam Islam” ini, kata Masduki, Ustaz Abdul menyampaikan bahwa zakat merupakan bentuk ibadah yang memiliki dimensi kemanusiaan, sosial, dan ekonomi yang berfungsi meminimalisasi kesenjangan sosial.

“Membayar atau menunaikan zakat dapat membersihkan harta yang dimiliki, menyucikan jiwa dari rasa tamak dan keserakahan, serta menjadi pembantu fakir miskin untuk melanjutkan kehidupan mereka,” ujar Ustaz Abdul, sebagaimana disampaikan dalam keterangan tertulis Jubir Wapres.

Lebih lanjut, Ustaz Abdul mengajak untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas ketakwaan kepada Allah SWT sebagai ilmu yang bermanfaat di akhirat kelak.

“Marilah kita berusaha untuk selalu meningkatkan kualitas dan kuantitas ketakwaan kita kepada Allah SWT dengan melakukan semua kewajiban dan meninggalkan seluruh larangan-Nya,” tutur Ustaz Abdul.

Tahun ini menjadi tahun kedua bagi masyarakat muslim di Indonesia merayakan Hari Raya Idul Fitri dalam suasana pandemi COVID-19. Wapres pun kembali tidak tidak melaksanakan kegiatan gelar griya atau open house pada Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1442 Hijriah.

Hal ini sejalan dengan Surat Edaran (SE) yang dikeluarkan oleh Menteri Dalam Negeri, yaitu SE Nomor 800/2794/SJ tentang Pembatasan Kegiatan Buka Puasa Bersama pada Bulan Ramadan dan Pelarangan Open House/Halal Bihalal pada Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah/2021.

Keputusan ini diambil sebagai salah satu upaya pemerintah di dalam memutus mata rantai penyebaran virus COVID-19 yang masih melanda negeri ini.

Baca juga artikel terkait SALAT ID

tirto.id - Sosial budaya
Sumber: Antara
Editor: Maya Saputri