Menuju konten utama

Usai OTT, KPK Segel Sejumlah Ruangan di Kantor Bupati Kolaka Timur

Penyegelan dilakukan usai Bupati Kolaka Timur Andi Merya Nur terjaring operasi tangkap tangan (OTT) pada Selasa (21/9) malam.

Usai OTT, KPK Segel Sejumlah Ruangan di Kantor Bupati Kolaka Timur
Wakil Bupati Kabupaten Kolaka Timur Andi Merya Nur, berjalan menuju tempat pelantikan sebagai Bupati Kolaka Timur di Rujab Gubernur Sulawesi Tenggara, Kendari, Sulawesi Tenggara, Senin (14/6/2021). ANTARA FOTO/Jojon/aww.

tirto.id - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyegel sejumlah ruangan di kantor pemerintah Kabupaten Kolaka Timur. Penyegelan dilakukan usai Bupati Kolaka Timur Andi Merya Nur terjaring operasi tangkap tangan (OTT) pada Selasa (21/9) malam.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, salah satu ruangan yang disegel KPK, yakni ruangan Bupati Kolaka Timur termasuk rumah jabatan.

Kepala Dinas Kominfo Kolaka Timur I Nyoman Abdi saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya mengaku belum mengetahui ruangan mana saja yang disegel karena seharian penuh berada di kantor hingga jam pulang.

"Seharian saya di kantor saja, tidak sempat naik di Kantor Bupati. Saya sampai saat ini belum tahu ruangan mana saja yang disegel nanti besok pagi saya cek," kata Nyoman dikutip dari Antara, Rabu (22/9/2021).

Meski demikian, ia menyampaikan secara umum aktifitas perkantoran jajaran Pemkab Kolala Timur tetap berjalan normal dan tidak berpengaruh dengan adanya OTT yang menimpa bupati.

"Teman-teman kantor yang lain aktivitasnya normal kok, seperti biasa teman-teman Kepala Dinas, saya lihat juga hadir karena ada mobil-mobil parkir di depan kantor saya lihat," ujar dia.

Sebelumnya, Bupati Kolaka Timur Andi Merya Nur terjaring operasi tangkap tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Rumah Jabatan Bupati Kolaka Timur Desa Matabondu, Kecamatan Tirawuta, Kabupaten Kolaka Timur, pada Selasa (21/9) malam sekitar pukul 21.00 WITA.

Bupati telah diperiksa KPK bersama lima orang lainnya selama kurang lebih 12 jam di Direktorat Reserse Kriminal Khusus Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara.

Keenamnya saat ini diterbangkan ke Jakarta menggunakan maskapai penerbangan Batik Air dengan nomor penerbangan ID-6725 pukul 15.45 WITA dari Bandara Haluoleo.

Pesawat yang digunakan merupakan penerbangan langsung menuju Bandar Udara Soekarno-Hatta Cengkareng, Tangerang, Banten.

Bupati dan kelima orang lainnya dikawal ketat oleh personel Polda Sultra. Mereka dijadwalkan tiba di Bandar Udara Soekarno-Hatta sekitar pukul 17.45 WIB.

Baca juga artikel terkait OTT BUPATI KOLAKA TIMUR

tirto.id - Hukum
Sumber: Antara
Editor: Bayu Septianto