Menuju konten utama

Usai Banjir, Pemkot Jaktim Turunkan Alat Berat di Kampung Pulo

Alat berat ini digunakan untuk membantu membersihkan puing-puing atau sisa sampah usai banjir.

Usai Banjir, Pemkot Jaktim Turunkan Alat Berat di Kampung Pulo
Anak-anak bermain di jalanan Jatinegara Barat yang banjir, Jakarta, Kamis (2/1/2020). tirto.d/Andrey Gromico

tirto.id - Pemerintah Kota Jakarta Timur mengerahkan alat berat dalam kerja bakti massal yang digelar di Kampung Pulo, Kelurahan Kampung Melayu, Jatinegara, Jakarta Timur, Minggu (5/1/2020). Alat berat ini digunakan untuk membantu membersihkan puing-puing atau sisa sampah usai banjir.

"Sesuai instruksi, untuk membantu masyarakat korban banjir seluruh perlengkapan yang ada di SKPD dan UPKD diturunkan, dari SDA juga, truk, Lingkungan Hidup seperti shovel dan seluruh alat berat yang ada dikerahkan semua," kata Wakil Wali Kota Jakarta Timur Uus Kuswanto yang ditemui di Kampung Pulo, Jakarta Timur, Minggu (5/1/2020) seperti dilansir dari Antara.

Dalam kegiatan kerja bakti ini diikuti oleh 800 personel dari TNI-Polri dan personel Pemerintah Kota Jakarta Timur dari berbagai instansi. Mereka dikerahkan untuk membantu warga di kelurahan Kampung Melayu karena wilayah ini adalah salah satu lokasi banjir terparah.

Sementara itu di Rawajati, Jakarta Selatan, Sekitar seribu orang dari berbagai elemen masyarakat melakukan kerja bakti membersihkan sisa-sisa banjir di Jalan Bina Warga RT 05 RW 07 Kelurahan Rawajati, Kecamatan Pancoran, Jakarta Selatan.

Dilansir dari Antara, unsur yang terlibat meliputi Pasukan Pelangi, Suku Dinas Lingkungan Hidup, Bina Marga, UPK badan air, TNI, Polri, Petugas Damkar, Satpol PP, Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM), Pramuka, karang taruna, mahasiswa dan warga setempat.

"Walaupun masih musim penghujan kita tetap melakukan pembersihan terhadap wilayah pasca banjir," ujar Wakil Wali Kota Jakarta Selatan Isnawa Adjie.

Lokasi akses permukiman yang sempit, ditambah guyuran hujan membuat agak sulitnya belasan mobil bak terbuka mengangkut sampah di kawasan tersebut. Isnawa mengatakan sampah-sampah itu langsung dikirim ke Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang.

Baca juga artikel terkait BANJIR JAKARTA

tirto.id - Sosial budaya
Sumber: Antara
Penulis: Bayu Septianto
Editor: Bayu Septianto