Usai Asian Games, Anies Ingin Wisma Atlet Bisa Digunakan Warga

Oleh: Hendra Friana - 4 September 2018
"Saya belum tahu. Saya tidak mau bicara sepihak."
tirto.id - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bakal membicarakan peruntukan wisma atlet Kemayoran, Jakarta Pusat, dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat usai venue tersebut digunakan pesta olahraga Asian Games 2018.

Menurutnya, aset yang kini masih berada di tangan pemerintah pusat tersebut dibutuhkan untuk mendukung program-program yang ada di Jakarta.

"Saya akan berbicara dulu dengan Pemerintah Pusat. Dari sini kami tentukan programnya. Karena lokasinya di Jakarta, tentu yang memanfaatkan warga yang berada di sekitar Jakarta," ujarnya di Jalan Perintis Kemerdekaan, Jakarta Timur, Selasa (4/9/2018).

Kendati demikian, ia tidak menerangkan lebih lanjut program-program apa saja yang akan direalisasikan Pemprov DKI berkaitan dengan pemanfaatan wisma atlet tersebut.

Mantan Rektor Universitas Paramadina itu juga masih enggan menyatakan bahwa program yang dimaksud adalah penyediaan hunian bagi warga Jakarta.

Saat ditanya apakah bakal dialihfungsikan sebagai Rumah Susun (Rusun), ia menjawab bahwa hal tersebut masih harus disepakati terlebih dahulu oleh pemerintah pusat.

"Saya belum tahu. Saya tidak mau bicara sepihak. Jangan sampai kami belum mengecek pada pemerintah pusat, sebagai pemilik aset yang sah hari ini. Lalu kita membuat perencanaan yang terpisah," imbuhnya.

Wisma atlet Kemayoran, yang dikenal dengan perkampungan atlet atau athelete village dibangun pemerintah pusat sebagai lokasi tempat tinggal sementara para atlet yang berlaga di ajang Asian Games 2018 dan Indonesia Para Games 2018 mendatang.

Dengan total anggaran pembangunan yang mencapai Rp3,4 triliun, wisma tersebut dinilai bisa mendatangkan keuntungan bagi pemerintah pusat maupun daerah jika dialihfungsikan. Setelah kedua event tersebut rampung, wisma yang berada di Jalan Sunter Jaya 1, Tanjung Priok, Jakarta Utara tersebut rencananya bakal dijadikan Rusunawa.


Baca juga artikel terkait ASIAN GAMES 2018 atau tulisan menarik lainnya Hendra Friana
(tirto.id - Sosial Budaya)

Reporter: Hendra Friana
Penulis: Hendra Friana
Editor: Yulaika Ramadhani
DarkLight