Urutan Film Rurouni Kenshin Live Action sesuai Kronologi Cerita

Kontributor: Putri Raissa Zaravina - 1 Jul 2022 23:00 WIB
Dibaca Normal 2 menit
Berikut ini urutan film Rurouni Kenshin Live Action sesuai kronologi cerita yang mengikuti perjalanan hidup Kenshin Himura.
tirto.id - Rurouni Kenshin live action adalah seri film Jepang bergenre aksi dengan latar era Restorasi Meiji. Untuk memahami keseluruhan alur cerita seri ini, penonton perlu mengetahui urutan film Rurouni Kenshin sesuai alur yang kronologis.

Rurouni Kenshin live action diadaptasi dari manga populer Samurai X yang dirilis pertama kali di tahun 1994. Manga karya Nobuhiro Watsuki ini juga diadaptasi menjadi anime yang populer pada akhir dekade 1990-an dan awal Abad 21.

Rurouni Kenshin mengikuti kisah Hitokiri Battosai, seorang ahli pedang yang menjadi pembantai di bawah perintah kelompok penyokong Restorasi Meiji saat era akhir Keshogunan. Akan tetapi, pada masa setelah perang, ia bersumpah tidak lagi membunuh dan berganti nama jadi Himura Kenshin.

Hingga kini, sudah ada 5 seri film Rurouni Kenshin. Film pertama dirilis pada tahun 2012. Dilansir Asosiasi Produsen Film Jepang, edisi pertama Rurouni Kenshin Live Action tercatat menghasilkan pendapatan 3 milyar yen (Rp328,4 milyar), menjadikannya salah satu film terlaris di Jepang pada tahun 2012. Lalu, pada tahun 2014, film kedua dan ketiga Rurouni Kenshin dirilis.

Tujuh tahun setelah itu, 2 film terakhir waralaba Rurouni Kenshin, bertajuk The Beginning dan The Final, dirilis pada 2021. Kedua film tersebut meraih kesuksesan di box office lokal dan menempati posisi dua teratas pada pekan pertama, seperti dilansir akun Twitter resminya.

Kelima film tersebut dibintangi oleh Takeru Satoh yang memerankan karakter Himura Kenshin. Di balik kesuksesan 5 film Rurouni Kenshin, juga ada peran Keishi Otomo sebagai sutradara.

Urutan Film Rurouni Kenshin sesuai Kronologi Cerita

Agar memudahkan dalam mengikuti alur cerita Rurouni Kenshin, penonton sebaiknya menyaksikan 5 film live action Samurai X berdasarkan kronologi alur cerita. Apalagi, jika penonton film-film itu belum pernah berinteraksi dengan manga dan anime Samurai X.

Berikut ini urutan nonton film Rurouni Kenshin berdasarkan kronologi waktu dan alur cerita disertai dengan sinopsis singkatnya.

1. Rurouni Kenshin: The Beginning (2021)

Meskipun merupakan film yang dirilis paling akhir, tetapi secara kronologis, Rurouni Kenshin: The Beginning ada di paling awal alur cerita. Pasalnya, film ini berfokus pada masa lalu Himura Kenshin sebagai Hitokiri Battosai. Film ini juga menjelaskan asal mula bekas luka ikonik berbentuk X di pipi Kenshin.

Di tahun 1860-an, saat terjadi perang saudara di Jepang, Hitokiri Battosai menjadi hantu bagi para petinggi pemerintahan Shogun Tokugawa. Kenshin kala itu adalah pembunuh berdarah dingin yang membantu kelompok rahasia pendukung Restorasi Meiji.

Demi melumpuhkan pengaruh Keshogunan Tokugawa, Kenshin mendapat tugas membantai banyak tokoh penting di Jepang yang setia pada Shogun. Saking banyaknya orang yang ia habisi, julukan Hitokiri alias tukang jagal manusia, disematkan kepada sosok Kenshin.

Sebelum bergabung dengan grup penyokong Restorasi Meiji, Kenshin sebenarnya pemuda pendiam meski jago bermain pedang. Namun, setelah menjelma Hitokiri Battosai, ia beralih menjadi tukang pencabut nyawa yang nyaris tanpa perasaan.

Sampai di suatu malam, ia bertemu dengan seorang wanita, Yukishiro Tomoe. Pertemuan mereka mengawali kisah yang membuat Hitokiri Battosai bersumpah untuk tidak membunuh lagi.

2. Rurouni Kenshin Origins (2012)

Berlatar di tahun 1868, jauh setelah perang Bakumatsu selesai dan Keshogunan Tokugawa lengser dari kekuasaan, film ini mengisahkan titik penting dalam perjalanan hidup Himura Kenshin.

Demi mewujudkan janji untuk tidak lagi menghabisi nyawa orang, Kenshin menggunakan pedang bermata terbalik (Sakabatou). Keahlian bela diri Kenshin sebenarnya tidak lenyap, hanya saja dia lebih suka menjadi warga biasa alih-alih samurai pilih tanding.

Sepuluh tahun berlalu setelah perang Bakumatsu, Kenshin bertemu dengan seorang pemilik dojo bernama Kaoru Kamiya, dokter Megumi, dan Sanosuke Sagara. Kenshin kemudian tinggal di dojo, dan akhirnya membantu Kaoru melawan Takeda Kanryuu, pimpinan gangster pengedar narkoba.

3. Rurouni Kenshin: Kyoto Inferno (2014)

Himura Kenshin selanjutnya menetap di dojo milik Kaoru, bersama Megumi dan Sanosuke. Namun, suatu hari Kepolisian Jepang meminta bantuannya untuk memburu Shishio Makoto, eks pembantai dari era Bakumatsu. Shishio mengumpulkan banyak ahli bela diri dan membangun gerakan bawah tanah untuk menggulingkan pemerintahan Meiji.

Di Kyoto, identitas Kenshin sebagai Hitokiri Battosai semakin tersingkap ketika ia bertemu Shishio. Sayangnya, saat bertarung dengan Soujiro Seta, seorang bawahan Shishio, pedang Kenshin justru patah.

Kenshin kemudian mencari keberadaan pembuat pedang Sakabatou, Arai Shakku yang sebenarnya sudah meninggal. Dalam pencarian itu, Kenshin harus menyabung nyawa berbekal pedang patah.

4. Rurouni Kenshin: The Legend Ends (2014)

Sama dengan film sebelumnya, The Legend Ends bercerita tentang upaya Kenshin menghentikan Shishio Makoto yang berniat menguasai Jepang dengan teror.

Kenshin yang di akhir film Kyoto Inferno diselamatkan oleh sang guru, Hiko Seijuro, memutuskan untuk berlatih demi mengembalikan kemampuan bela dirinya. Di bawah bimbingan Hiko, ia mampu menyempurnakan jurus pedang legendaris, Hiten Mitsurugi-ryu.

Sementara itu, Shishio memborbardir Tokyo setelah berhasil menipu kepolisian. Rencana Shishio yang berjalan mulus menyebabkan rekan-rekan Kenshin berada dalam posisi terpojok.

5. Rurouni Kenshin: The Final (2021)

Himura Kenshin yang hidup tenang setelah berjanji untuk tidak lagi membunuh, mengisi kegiatan sehari-hari dengan mengajar ilmu pedang di dojo milik Kaoru. Saat itu, Jepang tengah memasuki masa transisi menuju era modern sehingga ilmu pedang tak lagi populer.

Di tempat lain, Yukishiro Enishi yang menjalankan bisnis senjata gelap di Shanghai sudah kembali ke Jepang. Enishi kemudian menjalankan rencana untuk membalas dendam kepada Kenshin atas kematian kakaknya, Yukishiro Tomoe.

Untuk mencapai tujuan itu, Enishi tidak segan menghancurkan kawasan tempat tinggal Kenshin. Kenshin pun harus menghadapi pilihan antara kembali menjadi pendekar pedang atau tetap hidup tenang.

Baca juga artikel terkait HIBURAN atau tulisan menarik lainnya Putri Raissa Zaravina


Kontributor: Putri Raissa Zaravina
Penulis: Putri Raissa Zaravina
Editor: Addi M Idhom

DarkLight