Update Opera Android Permudah Blokir Iklan

Oleh: Ditya Pandu Akhmadi - 20 Februari 2019
Peningkatan fitur blokir Opera Android merupakan jalan tengah antara pengguna sebagai pengunjung dan publisher sebagai pemilik situs.
tirto.id - Opera, browser populer di lintas platform, untuk versi Android telah memasuki versi ke-50, yang makin memudahkan pengguna untuk blokir iklan.

"Di versi ke-50 tim Opera Android menawarkan perubahan signifikan untuk blokir iklan," tulis Opera di blognya dikutip Rabu (20/2/2019).

Pengguna perangkat Android kini dapat menentukan situs mana saja yang boleh menampilkan iklan, cukup tap tanda koneksi berlogo gembok di sisi kiri address bar, lalu pilih "exclude from ad-blocking".

Menurut Opera, peningkatan fitur blokir ini merupakan jalan tengah antara pengguna sebagai pengunjung dan publisher sebagai pemilik situs.

Selama ini, fitur ad-blocker dinilai merugikan publisher, lantaran iklan tak ditampilkan sehingga secara tak langsung "memangkas" pemasukan mereka.

Melalui kontrol blokir iklan manual, maka pengguna dapat memilih situs mana saja yang dianggap sangat mengganggu, sehingga iklan perlu dihilangkan.

Selain itu, Opera juga menghadirkan fitur picture-in-picture (PIP) untuk video, yang sayangnya hanya bekerja di perangkat Android 8 Oreo atau lebih baru.

Opera Android versi ke-50 memudahkan pula pengguna saat membuka file PDF, mendukung tema gelap, fast scrolling, penambahkan tiga bahasa baru (Estonia, Latvia, dan Lithuania), dan masih banyak lagi.

Untuk menikmati semua fitur mutakhir di atas, pengguna tinggal melakukan pembaruan Opera Android di toko aplikasi Google Play Store, atau mengunduhnya bagi yang belum memiliki.

Opera Android pertama kali diperkenalkan dalam versi beta pada Oktober 2010. Sampai dengan hari ini, menurut data Google Play Store, aplikasi Opera Android telah diunduh lebih dari 100 juta kali. Browser mobile populer ini juga tersedia di iOS.


Baca juga artikel terkait APLIKASI atau tulisan menarik lainnya Ditya Pandu Akhmadi
(tirto.id - Teknologi)


Penulis: Ditya Pandu Akhmadi
Editor: Ibnu Azis
Kontributor: Ditya Pandu Akhmadi