Update Gunung Merapi Hari Ini 11 April 2021: 51 Gempa Guguran

Oleh: Alexander Haryanto - 11 April 2021
Dibaca Normal 1 menit
Gunung Merapi hari ini mengalami 51 kali gempa Guguran dengan amplitudo 3-23 mm dan lama gempa 10-94 detik.
tirto.id - Info Gunung Merapi hari ini, Minggu, 11 April 2021, berdasarkan pengamatan pukul 06.00-12.00 WIB, mengalami 51 kali gempa Guguran dengan amplitudo 3-23 mm dan lama gempa 10-94 detik.

Selain itu, mengalami 1 kali gempa Hembusan dengan amplitudo 4 mm, dan lama gempa 16 detik. Dan 1 kali gempa Tektonik Jauh dengan amplitudo 75 mm, S-P tidak teramati dan lama gempa 200 detik.

Berdasarkan pengamatan visual, gunung api terlihat jelas hingga tertutup Kabut 0-III. Teramati asap kawah utama berwarna putih dengan intensitas sedang hingga tebal tinggi sekitar 150 meter dari puncak. Cuaca berawan, angin lemah hingga sedang ke arah timur.

Aktivitas Gunung Merapi

Periode pengamatan, Minggu 11 April 2021, pukul 06.00-12.00 WIB

Gunung Api Merapi terletak di Kab/Kota Sleman, Magelang, Boyolali, Klaten, Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah dengan posisi geografis di Latitude -7.542°LU, Longitude 110.442°BT dan memiliki ketinggian 2968 mdpl.

Pengamatan Visual

Gunung api terlihat jelas hingga tertutup Kabut 0-III. Teramati asap kawah utama berwarna putih dengan intensitas sedang hingga tebal tinggi sekitar 150 meter dari puncak. Cuaca berawan, angin lemah hingga sedang ke arah timur.

Klimatologi

Cuaca berawan, angin lemah hingga sedang ke arah timur. Suhu udara sekitar 20-28°C. Kelembaban 64-78%. Tekanan udara 569-708 mmHg.

Pengamatan Kegempaan

  • 51 kali gempa Guguran dengan amplitudo 3-23 mm dan lama gempa 10-94 detik.
  • 1 kali gempa Hembusan dengan amplitudo 4 mm, dan lama gempa 16 detik.
  • 1 kali gempa Tektonik Jauh dengan amplitudo 75 mm, S-P tidak teramati dan lama gempa 200 detik.


Rekomendasi

1. Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awan panas pada sektor selatan-barat daya meliputi sungai Kuning, Boyong, Bedog, Krasak, Bebeng, dan Putih sejauh maksimal 5 km dan pada sektor tenggara yaitu sungai Gendol sejauh 3 km. Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi erupsi eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.

2. Masyarakat agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya.

3. Masyarakat agar mewaspadai bahaya lahar terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi.

4. Penambangan di alur sungai yang berhulu di Gunung Merapi dalam KRB III direkomendasikan untuk dihentikan.

5. Pelaku wisata direkomendasikan tidak melakukan kegiatan pada daerah potensi bahaya dan bukaan kawah sejauh 5 km dari puncak Gunung Merapi.

6. Jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan, maka status aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali.


Baca juga artikel terkait GUNUNG MERAPI atau tulisan menarik lainnya Alexander Haryanto
(tirto.id - Sosial Budaya)

Penulis: Alexander Haryanto
Editor: Iswara N Raditya
DarkLight