Menuju konten utama
Pandemi COVID-19

Update COVID RI 2 Agustus 2022: Kasus Aktif 49 Ribu, Meninggal 24

Kasus aktif mengalami kenaikan sebanyak 1.239 kasus, sehingga secara kumulatif per 2 Agustus 2022, kasus aktif mencapai 49.048.

Update COVID RI 2 Agustus 2022: Kasus Aktif 49 Ribu, Meninggal 24
Seorang siswa sekolah dasar menerima suntikan vaksin COVID-19 di Dumai, Riau, Senin (17/1/2022). ANTARA FOTO/Aswaddy Hamid/YU

tirto.id - Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 mengumumkan penambahan kasus sebanyak 5.827 pada Selasa (2/8/2022). Jumlah ini lebih banyak dari hari sebelumnya, yaitu 3.696 kasus. Total angka COVID-19 sejak 2 Maret 2020 hingga saat ini secara kumulatif sebanyak 6.216.621.

Kasus aktif mengalami kenaikan sebanyak 1.239. Sedangkan pada hari sebelumnya kasus aktif menurun sebanyak 894. Secara kumulatif kasus aktif hari ini sebanyak 49.048.

Kasus kematian akibat COVID-19 bertambah 24. Jumlah penambahan ini lebih banyak dari hari sebelumnya, yaitu 11. Secara kumulatif total kematian akibat COVID-19 sebanyak 157.028.

Angka kesembuhan hari ini bertambah 4.564. Jumlah penambahan ini lebih sedikit dari hari sebelumnya yaitu, 4.579. Sehingga total kumulatif kesembuhan sebanyak 6.010.545.

Jumlah spesimen yang diperiksa hari ini sebanyak 133.211. Spesimen tersebut terdiri atas RT-PCR: 38.503, TCM: 97, dan Antigen: 94.611.

Adapun laporan provinsi dengan kasus penambahan COVID-19 tertinggi ada di DKI Jakarta yaitu 1.993. Diikuti Jawa Barat 1.549, Banten 788, Jawa Timur 526, dan Bali 158.

Sementara penambahan vaksinasi dosis pertama sebanyak 61.000, sehingga total kumulatif sebanyak 202.546.668. Penambahan vaksinasi dosis kedua sebanyak 52.209, sehingga total kumulatif sebanyak 170.136.611.

Penambahan vaksinasi dosis ketiga sebanyak 299.737, sehingga total kumulatif sebanyak 56.424.541. Pemerintah menargetkan sasaran vaksinasi COVID-19 sebanyak 208.265.720.

Baca juga artikel terkait UPDATE CORONA atau tulisan lainnya dari Farid Nurhakim

tirto.id - Kesehatan
Reporter: Farid Nurhakim
Penulis: Farid Nurhakim
Editor: Restu Diantina Putri