Update COVID-19 Indonesia 28 Juni 2022: Kasus Baru Tembus 2.167

Reporter: Farid Nurhakim - 28 Jun 2022 17:30 WIB
Dibaca Normal 1 menit
Penambahan ini merupakan yang tertinggi sejak April 2022 saat puncak gelombang Omicron terjadi.
tirto.id - Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 mengumumkan penambahan kasus sebanyak 2.167 pada Selasa (28/6/2022). Jumlah ini merupakan terbanyak pada bulan Juni 2022, dan yang tertinggi sejak April 2022 saat puncak gelombang Omicron terjadi.

Sebelumnya pada Jumat (26/6/2022), kasus baru Indonesia sempat mencapai 2.069 kasus. Jumlah ini juga lebih banyak dari hari sebelumnya yaitu 1.445.

Adapun total angka COVID-19 sejak 2 Maret 2020 hingga saat ini secara kumulatif sebanyak 6.080.451. Sementara, kasus aktif mengalami kenaikan sebanyak 995 dan pada hari sebelumnya kasus aktif mengalami penurunan sebanyak 201. Secara kumulatif, kasus aktif hari ini sebanyak 15.310.

Penambahan juga terjadi dalam kasus kematian sebanyak 2. Jumlah penambahan ini lebih sedikit dari hari sebelumnya yaitu 9. Secara kumulatif total kematian akibat COVID-19 sebanyak 156.728.

Angka kesembuhan hari ini bertambah 1.170. Jumlah penambahan ini lebih sedikit dari hari sebelumnya yaitu 1.637. Sehingga total kumulatif kesembuhan sebanyak 5.912.025.

Jumlah spesimen yang diperiksa hari ini sebanyak 88.718. Spesimen tersebut terdiri atas RT-PCR: 27.723, TCM: 202, dan Antigen: 60.793.

Adapun laporan provinsi dengan kasus penambahan COVID-19 tertinggi ada di DKI Jakarta yaitu 1.250, diikuti Jawa Barat 425, Banten 227, Jawa Timur 109, dan Bali 54.

Penambahan vaksinasi dosis pertama sebanyak 38.513, sehingga total kumulatif sebanyak 201.418.060. Penambahan vaksinasi dosis kedua sebanyak 39.738, sehingga total kumulatif sebanyak 168.900.581.

Penambahan vaksinasi dosis ketiga sebanyak 87.587, sehingga total kumulatif sebanyak 50.220.477. Pemerintah menargetkan sasaran vaksinasi COVID-19 sebanyak 208.265.720.



Baca juga artikel terkait UPDATE CORONA atau tulisan menarik lainnya Farid Nurhakim
(tirto.id - Kesehatan)

Reporter: Farid Nurhakim
Penulis: Farid Nurhakim
Editor: Restu Diantina Putri

DarkLight