Menuju konten utama
Berita Corona Hari Ini

Update Covid-19 Global 25 Januari: Kasus Positif Dekati 100 Juta

Update Covid-19 global 25 Januari 2021, kasus positif mendekati 100 juta jiwa

Update Covid-19 Global 25 Januari: Kasus Positif Dekati 100 Juta
Petugas kesehatan menunggu untuk divaksinasi terhadap virus Corona, di Pamplona, ​​Spanyol utara, Selasa 29 Desember 2020. (Foto AP / Alvaro Barrientos)

tirto.id - Perkembangan Covid-19 secara global hampir mendekati 100 juta kasus per hari ini.

Data Worldometers Senin (25/1/2021) pagi melaporkan, kasus Covid global saat ini mencapai angka 99.753.966 dan yang meninggal dunia menjadi 2.138.311 orang.

Sementara pasien sembuh Covid-19 global pada hari ini secara kumulatif sebanyak 71.723.344 orang.

Amerika Serikat (AS) masih berada di urutan teratas dengan kasus Corona terbanyak di dunia, yakni 25.701.763 orang.

Berikut update data 10 negara dengan kasus COVID-19 terbanyak di dunia sampai saat ini:

1. Amerika Serikat 25.701.763 kasus, 429.490 orang meninggal dunia, dan 15.409.014 pasien sembuh.

2. India: 10.668.356 kasus, 153.503 orang meninggal dunia, dan 10.328.738 pasien sembuh.

3. Brasil: 8.844.600 kasus, 217.081 orang meninggal dunia, dan 7.653.770 pasien sembuh.

4. Rusia: 3.719.400 kasus, 69.462 orang meninggal dunia, dan 3.131.760 pasien sembuh.

5. Inggris: 3.647.463 kasus, 97.939 orang meninggal dunia, dan 1.631.400 pasien sembuh.

6. Prancis: 3.053.617 kasus, 73.049 orang meninggal dunia, dan 216.965 pasien sembuh.

7. Spanyol: 2.603.472 kasus dan 55.441 orang meninggal dunia.

8. Italia: 2.466.813 kasus, 85.461 orang meninggal dunia, dan 1.882.074 pasien sembuh.

9. Turki: 2.429.605 kasus, 25.073 orang meninggal dunia, dan 2.307.721 pasien sembuh.

10. Jerman: 2.147.740 kasus, 52.777 orang meninggal dunia, dan 1.807.500 pasien sembuh.

Update Covid-19 hari ini di Indonesia, jumlahnya juga hampir mencapai 1 juta kasus positif, yakni 989.262 kasus (ada tambahan 11.788 kasus), 27.835 orang meninggal dunia, dan 798.810 pasien sembuh.

Lonjakan Virus di Spanyol Serang Kesehatan Mental Pekerja Medis

Peningkatan infeksi COVID-19 yang tak henti-hentinya di Spanyol setelah musim liburan kembali membebani rumah sakit, mengancam kesehatan mental para dokter dan perawat yang telah berada di garis depan selama masa Pandemi yang berjalan hampir setahun.

Dikutip dari AP News, di Rumah Sakit Barcelona del Mar, kapasitas perawatan kritis meningkat lebih dari dua kali lipat dan hampir penuh, dengan 80% tempat tidur ICU ditempati oleh pasien virus corona.

“Ada orang muda berusia 20-an tahun dan orang tua berusia 80 tahun, semua kelompok umur. Ini sangat sulit, dan ini adalah pasien demi pasien," kata Dr. Joan Ramon Masclans, yang mengepalai ICU.

Meskipun pihak berwenang mengizinkan pertemuan hingga 10 orang untuk perayaan Natal dan Tahun Baru, masyarakat memilih untuk tidak bergabung dengan keluarganya dan menghabiskan liburan di rumah bersama pasangannya.

“Kami melakukannya untuk menjaga kesehatan kami dan kesehatan orang lain. Dan ketika Anda melihat bahwa ini tidak dilakukan (oleh orang lain), itu menyebabkan kemarahan yang signifikan, sehingga menambah kelelahan,” katanya.

Sebuah studi yang dirilis bulan ini oleh Rumah Sakit del Mar yang mengamati dampak lonjakan COVID-19 musim semi pada lebih dari 9.000 petugas kesehatan di seluruh Spanyol menemukan bahwa setidaknya 28% menderita depresi berat.

Jumlah itu enam kali lebih tinggi daripada angka pada populasi umum sebelum pandemi, kata Dr. Jordi Alonso, salah satu kepala peneliti.

Selain itu, studi tersebut menemukan bahwa hampir setengah dari partisipan memiliki risiko tinggi mengalami kecemasan, gangguan stres pascatrauma, serangan panik atau masalah penyalahgunaan zat dan alkohol.

Baca juga artikel terkait UPDATE CORONA atau tulisan lainnya dari Dhita Koesno

tirto.id - Kesehatan
Penulis: Dhita Koesno
Editor: Agung DH