UNICEF Gandeng Pemprov Jatim Cegah Penularan Difteri Ibu dan Anak

Oleh: Yulaika Ramadhani - 14 November 2018
"UNICEF mendukung Pemerintah Provinsi Jawa Timur lewat kerja erat bersama Dinas Kesehatan Provinsi serta menyukseskan Outbreak Response Immunization (ORI) atau Imunisasi Hadapi Kejadian Luar Biasa Difteri."
tirto.id - The United Nations International Children's Emergency Fund (UNICEF) bersama pemerintah provinsi Jawa Timur menyatakan akan meningkatkan upaya pencegahan penularan difteri lewat imunisasi di daerah tersebut.

Kepala Perwakilan UNICEF Indonesia untuk Pulau Jawa Arie Rukmantara menyatakan, program imunisasi ini merupakan
wujud komitmen UNICEF mendukung program pemerintah Republik Indonesia dalam meningkatkan pelayanan Kesehatan Ibu dan Anak.

"UNICEF mendukung Pemerintah Provinsi Jawa Timur lewat kerja erat bersama Dinas Kesehatan Provinsi serta menyukseskan Outbreak Response Immunization (ORI) atau Imunisasi Hadapi Kejadian Luar Biasa Difteri," tulisnya di rilis pers yang diterima Tirto pada Rabu (14/11/2018).

Ia melanjutkan program tersebut penting, terutama untuk menekan masalah kesehatan anak.

"Hal ini tidak hanya merupakan tanggung jawab pemerintah," lanjutnya.

Ia juga menekankan, dibutuhkan pula keterlibatan dari sektor swasta, perguruan tinggi, organisasi masyarakat (public-private partnerships), agar bersama-sama menjaga aset bangsa ini ke depan. Khususnya anak-anak di Jawa Timur.

Terkait hal itu juga, UNICEF bekerjasama dengan Universitas Airlangga Surabaya akan mengadakan High Level Meeting and Multi-Stakeholders Panel dengan tema “100% Profit: Komitmen Bersama Jawa Timur Melanjutkan Investasi pada Kesehatan Anak”.

"Acara ini untuk mencari cara terbaik mengajak masyarakat yang mempunyai putra/putri usia 1-19 tahun agar segera mendatangi tempat pelayanan imunisasi ORI difteri putaran ketiga di November-Desember 2018," kata Arie.

Acara ini dilaksanalan pada Kamis, 15 November 2018 pukul 08.00-12.00 WIB di Ballroom Oak Wood Hotel Surabaya, Jl. Raya Kertajaya 79, Surabaya.


Baca juga artikel terkait UNICEF atau tulisan menarik lainnya Yulaika Ramadhani
(tirto.id - Sosial Budaya)

Penulis: Yulaika Ramadhani
Editor: Yulaika Ramadhani
DarkLight