Timnas Indonesia U-19

Ulah Serdy Ephy Fano: Dugem, Didepak Timnas U19, Dipecat Klub?

Oleh: Iswara N Raditya - 4 Desember 2020
Dibaca Normal 2 menit
Serdy Ephy Fano dua kali didepak dari Timnas Indonesia U19 lantaran tindakan indisipliner.
tirto.id - Ulah Serdy Ephy Fano Boky tersebar. Striker muda Bhayangkara FC yang sudah 2 kali didepak dari Timnas U19 Indonesia lantaran tindakan indisipliner ini terekam sedang dugem atau tengah bersenang-senang di sebuah klub malam alias diskotek. Akibatnya, Serdy terancam dipecat dari klub.

Dikutip dari Antara, aksi Serdy Ephy Fano dan Mochammad Yudha Febrian di klub malam terekam lalu tersebar. Yudha Febrian adalah pemain Barito Putera yang bersama Serdy Ephy Fano dicoret dari pemusatan latihan Timnas U19 pada 23 November 2020 lalu.

Seperti diwartakan oleh PSSI dalam situs resminya, video beredarnya Serdy Ephi Fano dan Yudha Febrian itu direkam pada Minggu (21/11/2020) tengah malam. Dua pesepakbola muda tersebut baru kembali ke hotel tempat para pemain Timnas U19 menginap pada Senin (22/11/2020) dini hari.

“Mereka [Serdy Ephy Fano dan Mochamad Yudha Febrian] terlambat latihan Senin pagi, tidak melakukan timbang badan pada pagi hari, dan baru kembali ke hotel sekitar pukul 03.00 WIB," ungkap Nova Arianto, asisten pelatih Timnas U19, Selasa (24/11/2020).

"Saya berpesan kepada pemain, kesempatan tidak akan datang dua kali. Jadi, manfaatkan momen secara baik, dengan penuh tanggung jawab dan disiplin. Para pemain harus sadar untuk menjadi seorang profesional banyak yang harus dikorbankan," tambahnya.

Serdy Ephy Fano Terancam Sanksi

Bhayangkara FC selaku klub yang menaungi Serdy Ephy Fano menyesalkan tindakan yang dilakukan oleh pemain mudanya itu. Serdy Ephy Fano pun terancam bakal kena sanksi dari klub, bahkan bisa saja dipecat.

"Tentunya akan ada penjatuhan sanksi," kata manajer Bhayangkara FC, I Nyoman Yogi Hermawan, kepada Antara, Kamis (3/12/2020).

Manajemen Bhayangkara FC akan menggelar rapat sekaligus meminta klarifikasi dari Serdy Ephy Fano. Apabila terbukti, sanksi berat pun menanti. "Bisa saja (dipecat), tergantung hasil keputusannya nanti," lanjutnya.

Sementara itu, Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan alias Iwan Bule menegaskan bahwa Serdy Ephy Fano dan Yudha Febrian bukan bagian dari Timnas Indonesia U19 asuhan Shin Tae-yong lagi setelah pencoretan beberapa waktu lalu.

“Kedua pemain sudah dikeluarkan karena indisipliner. Mereka dugem hingga dini hari dan latihan pagi terlambat. Mereka sudah dicoret dan bukan lagi bagian dari Timnas U19,” tegas Mochamad Iriawan.

“Tidak ada tempat bagi pemain yang indisipliner. Ini peringatan bagi semua pemain untuk lebih disiplin,” lanjut mantan Kapolda Metro Jaya, NTB, dan Jawa Barat ini.

Profil Serdy Ephy Fano

Serdy Ephy Fano Boky dilahirkan di Jailolo, Maluku Utara, tanggal 29 Desember 2002. Ia merupakan jebolan Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar (PPLP) Maluku Utara yang tampil memukau di Kejuaraan Nasional antara PPLP sehingga membuat pelatih Timnas Indonesia U19 saat itu, Fakhri Husaini, menariknya ke skuad Garuda Muda.

Striker yang kini berusia 18 tahun ini memiliki nilai plus di postur tubuhnya yang tinggi untuk ukuran pesepakbola Indonesia. Di bawah besutan Fakhri Husaini, Serdy Ephy Fano turut mengantarkan Timnas Indonesia U19 lolos ke putaran final Piala Asia U20 2020.

Prestasi tersebut membuat beberapa klub Liga 1 melirik Serdy Ephy Fano. Pada akhirnya, Bhayangkara FC berhasil mendapatkan tanda tangan sang pemain. Sejak 1 Januari 2020, Serdy Ephy Fano resmi menjadi pemain klub juara kompetisi Liga 1 musim 2017 tersebut.

Pergantian pelatih Timnas U19 dari Fakhri Husaini ke tangan Shin Tae-yong mulanya masih melibatkan Serdy Ephy Fano. Shin Tae-yong memanggilnya untuk mengikuti seleksi dan pemusatan latihan yang digelar di Stadion Madya, Senayan, Jakarta, pada Agustus 2020.


Dua Kali Dicoret dari Timnas U19

Skuad Garuda Muda saat itu sedang dipersiapkan untuk menjalani pemusatan latihan sekaligus menjalani beberapa laga uji coba internasional di Kroasia. Namun, dalam latihan terakhir, Serdy Ephy Fano justru terlambat datang karena bangun kesiangan, bersama seorang pemain lain yakni Ahmad Afhridrizal.

Shin Tae-yong adalah tipikal pelatih yang mengutamakan attitude pemain dan kedisiplinan. Maka, tak ada ampun, pelatih asal Korea Selatan itu langsung mencoret Serdy Ephy Fano dan Ahmad Afhridrizal jelang keberangkatan ke Kroasia pada akhir Agustus 2020 lalu.

Batal berangkat ke Kroasia, Shin Tae-yong ternyata masih memberikan kesempatan kepada Serdy Ephy Fano di pemusatan latihan berikutnya. Penyerang muda Bhayangkara FC ini masuk dalam 38 pemain yang dipanggil untuk menjalani training camp di Jakarta pada 16-23 November 2020.

Seolah tidak belajar dari kesalahan, Serdy Ephy Fano kembali melakukan pelanggaran yang nyaris serupa, kali ini bersama Mochamad Yudha Febrian. Kedua pemain ini bahkan diketahui baru pulang ke hotel tempat skuad Timnas U19 pukul 03.00 WIB dini hari.

"Timnas seperti dibuat main-main, padahal mereka dibiayai uang rakyat. Banyak pemain yang ingin bermain di timnas, tetapi yang sudah di timnas malah seenaknya sendiri," sesal tangan kanan pelatih Shin Tae-yong di Timnas U19, Nova Arianto.

Baca juga artikel terkait SERDY EPHY FANO atau tulisan menarik lainnya Iswara N Raditya
(tirto.id - Olahraga)

Penulis: Iswara N Raditya
Editor: Agung DH
DarkLight