Ucapan Hari Guru Nasional 2021 dan Contoh Puisi: Malala-Mandela

Oleh: Yulaika Ramadhani - 24 November 2021
Dibaca Normal 2 menit
Hari Guru jatuh pada tanggal 25 November 2021. Berikut ucapan Hari Guru Nasional dan contoh puisi untuk merayakan.
tirto.id - Hari Guru Nasional 2021 diperingati hari Kamis, tanggal 25 November. Peringatan tanggal 25 November sebagai Hari Guru Nasional ini bertepatan dengan Hari PGRI (Persatuan Guru Republik Indonesia).

Sebagaimana dikutip laman Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud), tema Hari Guru Nasional 2021 adalah “Bergerak dengan Hati, Pulihkan Pendidikan.”

Dalam rangka memperingati Hari Guru Nasional 2021 ini, kita dapat merayakannya dengan saling mengirim pesan positif ke semua guru di kehidupan kita, melalui laman media sosial atau melalui pesan singkat.


Ucapan Hari Guru Nasional 2021


1. Guru yang baik membangun pengetahuan, guru yang hebat membangun karakter. Guru terbaik di dunia tidak memberikan jawaban atas pertanyaan Anda. Sebaliknya, mereka memicu dalam diri Anda keinginan untuk menemukan jawabannya sendiri. Selamat Hari Guru!

2. Ing Ngarsa Sung Tuladha, Ing Madya Mangun Karsa, Tut Wuri Handayani. Anak-anak hidup dan tumbuh sesuai kodratnya sendiri. Pendidik hanya dapat merawat dan menuntun tumbuhnya kodrat Itu - Ki Hajar Dewantara.

3. Ilmu tak melulu soal angka, tapi bekal dalam hidup. Dengan ilmu kita menuju kemuliaan. Setiap orang menjadi guru, setiap rumah menjadi sekolah - Ki Hajar Dewantara.

4. Jika suatu negara ingin bebas korupsi dan menjadi bangsa yang berpikiran indah, saya merasa ada tiga anggota masyarakat kunci yang dapat membuat perbedaan. Mereka adalah ayah, ibu, dan guru. - Dr APJ Abdul Kalam.

5. Mari kita ingat: Satu buku, satu pena, satu anak, dan satu guru dapat mengubah dunia." – Malala Yousafzai


6. Pendidikan itu tidak hanya di dalam kelas, bukan hanya guru, tetapi juga orangtua, dan bagaimana kita berinteraksi dengan masyarakat - Nadiem Makarim.

7. Pendidikan adalah senjata paling ampuh yang dapat Anda gunakan untuk mengubah dunia - Nelson Mandela.

8. Hiduplah seolah-olah Anda akan mati besok. Belajarlah seolah-olah Anda akan hidup selamanya - Mahatma Gandhi.

9. Investasi dalam pengetahuan memberikan bunga yang terbaik - Benjamin Franklin.

10. Hal yang indah tentang pengetahuan adalah tidak ada yang bisa mengambilnya darimu - B. B. King.


Contoh Puisi Hari Guru Nasional 2021


Contoh puisi Hari Guru yang berjudul Napas Wangi Sang Pencerah karya Fadliansyah dalam Renungan Antologi Sayembara Puisi Guru (2015:1).

Napas Wangi Sang Pencerah

Setitik embung yang jatuh di dedaunan
Ketika surya pagi tertawa menyinari bumi
Sebongkal harapan dari sang pencerah

Demi kemajuan anak bangsa
Wahai sang pencerah
Kau datang dari kejauhan
Bepuluh-puluh kilometer langkah kaki kau ayunkan
Demi mencerdaskan anak bangsa

Wahai sang pencerah, kau hanya bisa memandangi kami ketika kami berbuat salah
Dengan bijak, perlahan-lahan suaramu sayup-sayup terdengar ditelinga kami
Mau neasehati kami dengan kata-katamu yang halus dan bijak

Wahai sang pencerah, hidupmu jauh dari kata sejahtera
Rumahmu beralaskan tanah
Atapmu beratapkan langit
Dindingnya berdindingkan bambu
Tapi engkau tak menghiraukan semua itu
Yang kau pikirkan
Bagaimana mencerdaskan anak bangsa

Hidup kami hampa, tanpa ilmu pengetahuan yang kau berikan
Hidup kami tandus, tanpa kata-katamu yang halus dan bijak
Pilihan kami kosong, tanpa ide-idemu yang cemerlang
Kami tak punya pegangan dalam hidup

Kaulah yang memberikan arah tujuan dalam hidup
Kau selalu mengajari kami tentang kebaikan
Dengan kata-katamu yang bijak, engkau mengubah hidup kami
Dari yang bodoh, tidak bisa baca tulis, hingga menjadi orang yang cerdas
Napasmu selalu kau hembuskan ke ubun-ubun kami
Sehingga kami termotivasi dalam belajar

Kami sukses dalam berprestasi, engkau terlupakan
Kami menjadi orang yang kaya raya, engkau terlupakan
Kamis menjadi pemimpin bangsa, engkau terlupakan
Kamis menjadi orang yang terkenal, engkau terlupakan

Wahau sang pencerah, dikala napasmu, napas terakhir
Sang malaikat mau tersenyum merenggut nyawamu
Dunia akan menagisi kepergianmu
Engkau ikhlaskan semua itu
Engka tak pernah berharap balasan
Tentang apa yang telah kau perbuat
Engkau adalah pahlawan, pahlawan tanpa tanda jasa
Napsmu, napas sang pencerah
Yang selalu menerangi renung hati kami, untuk selama-lamanya




Baca juga artikel terkait HARI GURU NASIONAL atau tulisan menarik lainnya Yulaika Ramadhani
(tirto.id - Sosial Budaya)

Penulis: Yulaika Ramadhani
Penyelia: Yantina Debora
DarkLight