Transjakarta Ujicoba Tiga Bus Listrik Rute Blok M dan Ragunan

Oleh: Selfie Miftahul Jannah - 5 Mei 2019
Nantinya, tiga bus ini akan melayani rute Monas menuju Kota di koridor satu, yaitu dari Blok M ke Kota dan Duku atas ke Ragunan.
tirto.id -
Direktur Utama PT Transjakarta Agung Wicaksono pagi ini melakukan uji coba tiga armada baru Bus Transjakarta dengan bahan bakar listrik.

Nantinya, tiga bus ini akan melayani rute Monas menuju Kota di koridor satu, yaitu dari Blok M ke Kota dan Duku atas ke Ragunan.

"Untuk awal uji coba, rute yang akan dipakai oleh tiga bus ini dua dulu Blok M - Kota dan Duku Atas Ragunan," kata dia saat peluncuran Bus Listrik di Bundarabn HI, Jakarta Pusat, Minggu (5/5/2019).

Ia menjelaskan, dari tiga bus listrik dua diantaranya adalah tipe single dan satu tipe bus medium.

Sementara untuk pembuatannya, dua bus listrik diproduksi oleh BYD Company Ltd asal China dan satu bus listrik produksi dalam negeri dari PT Mobil Anak Bangsa.

"50 negara dunia sudah pakai bus mereka, ada 16 ribu di kotanya sendiri. Satu lagi namanya MAB, mobil anak bangsa bikinan industri nasional dengan teknologi yang tentu diadopsi dari luar dan karena kita mau mendorong kemajuan industri dalam negeri. Jadi, kita uji coba juga, kita kembangkan sama-sama," kata dia.

Agung menambahkan, ke depan pihaknya berencana untuk menambah hingga 10 unit bus listrik setelah peraturan pemerintah soal kendaraaan listrik rampung. Masa uji coba dari bus listrik ini kata Agung sekitar enam bulan.

"Sekarang ini masih pra uji coba sambil kenunggu proses perizinan. Nanti setelah masa uji coba, setelah STNK keluar nanti akan diuji coba selama enam bulan. Diuji cobanya nanti di koridor satu dari Blok M-Kota dan koridor enam dari Ragunan-Dukuh Atas. Enam bulan jalan nanti kita cek, evaluasi dan kita perbanyak dengan operasional yang lebih luas," jelas dia.


Baca juga artikel terkait TRANSJAKARTA atau tulisan menarik lainnya Selfie Miftahul Jannah
(tirto.id - Sosial Budaya)

Reporter: Selfie Miftahul Jannah
Penulis: Selfie Miftahul Jannah
Editor: Nur Hidayah Perwitasari
DarkLight