TKN Minta KPU dan Bawaslu Gencarkan Sosialisasi Cegah Politik Uang

Oleh: Riyan Setiawan - 22 Desember 2018
Banyak peraturan yang dibuat oleh KPU dan Bawaslu terkait Pemilu, sehingga penting untuk seluruhnya disosialisasikan.
tirto.id - Juru Bicara (Jubir) Tim Kampanye Nasional, (TKN) Joko Widodo-Maruf Amin, Lena Maryana meminta kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawa Pemilu (Bawaslu) gencar melakukan sosialisasi untuk mencegah plitik uang.

“Sosialisasi dari KPU [dan] Bawaslu terhadap larangan-larangan kampanye, di samping Caleg yang bersangkutan memahami, itu juga harus dilakukan terus menerus,” ujarnya saat dihubungi reporter Tirto, Jumat (21/12/2018).

Usulan itu dinilai penting setelah adanya Calon Legislatif (Caleg) Boyolali Daerah Pilihan (Dapil) IV berinisial B yang melakukan pembagian sembako kepada warga.

Selain itu, Caleg tersebut juga menyelipkan stiker bergambar dirinya, partai pengusungnya, dan juga ajakan untuk memilih.

Lena yang juga anggota Komisi I DPR-RI itu menyebut telah banyak peraturan yang dibuat oleh KPU dan Bawaslu terkait Pemilu. Sehingga penting untuk seluruhnya disosialisasikan.

Dikhawatirkan jika para Celeg tidak memahami semua aturan, maka pelanggaran Pemilu akan terus terjadi.

“Bahwa kalau siap berkontestansi, siap menjadi Caleg, siap juga memahami aturan-aturannya. Sehingga tidak melakukan pelanggaran,” katanya.

Sementara itu, Tenaga Ahli Bawaslu, Abdullah mengklaim sudah melakukan sosialisasi berupa pencegahan kepada para Caleg agar tidak melakukan politik uang. Tak hanya Caleg, masyarakat juga dihimbau untuk melawan politik uang.

"Seperti melalui forum warga, Go-Waslu. Kerja-kerja Bawaslu seperti itu, Bawaslu melakukan upaya pencegaha," terangnya.

Namun demikian ia mengakui jika upaya pencegahan tersebut tidak sepenuhnya dijalankan oleh para Caleg, sehingga pelanggaran masih saja terjadi.



Baca juga artikel terkait POLITIK UANG atau tulisan menarik lainnya Riyan Setiawan
(tirto.id - Politik)

Reporter: Riyan Setiawan
Penulis: Riyan Setiawan
Editor: Irwan Syambudi