TKN Jokowi: Kami Sering Diserang dengan Isu Kebijakan Luar Negeri

Oleh: Haris Prabowo - 21 November 2018
"Isu luar negeri memang tak menarik, betul juga, tapi justru kenapa kami banyak diserang [dengan] isu [kebijakan] luar negeri?" Kata Meutya Hafid.
tirto.id - Salah satu juru kampanye Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Maruf, Meutya Viada Hafid mengakui isu kebijakan luar negeri jarang muncul dalam materi kampanye Pilpres 2019. Meskipun demikian, dia menilai kubu oposisi selama ini justru kerap memakai isu kebijakan luar negeri untuk menyerang kubu petahana.

"Isu luar negeri memang tak menarik, betul juga, tapi justru kenapa kami banyak diserang [dengan] isu [kebijakan] luar negeri? Ada suara-suara bully saat kami berkomunikasi dengan pemerintah Cina dan Myanmar, misalnya," kata Meutya dalam diskusi di CSIS, Jakarta, pada Rabu (21/11/2018).

Padahal, Meutya menambahkan, hubungan diplomatik dengan pemerintah dengan Cina maupun Amerika, suka atau tidak suka, akan tetap dilanjutkan oleh pemerintah Indonesia.

"Mengenai IMF juga tak akan kendor. Jokowi akan lebih banyak lagi kerja sama dengan IMF. Tak cukup sampai di situ," kata dia.


Meutya menyatakan demikian saat menanggapi penilaian Kepala Departemen Hubungan Luar Negeri Centre for Strategic and International Studi (CSIS) Shafiah Muhibat bahwa isu kebijakan luar negeri dan internasional selama ini jarang dilirik oleh semua kandidat capres-cawapres di Pilpres 2019. Isu-isu tersebut, kata Shafiah, juga kerap dikesampingkan dalam diskursus perdebatan antar-timses.

Shafiah mengatakan, hal tersebut disebabkan karena masyarakat Indonesia sebagai pemilih pasti akan menimbang hal-hal yang berkaitan langsung dengan kehidupan sehari-hari, seperti isu kesejahteraan, kemiskinan, lapangan pekerjan, dan pendidikan.

"Kalau politik luar negeri apa urusannya? Cenderung seperti itu. Kebanyakan memang seperti itu. Jika tak ada kaitannya dengan masyarakat secara langsung, masyarakat gak akan peduli. Pastinya yang dibahas adalah urusan ekonomi mikro, kehidupan sehari-hari warga," kata dia.


Baca juga artikel terkait PILPRES 2019 atau tulisan menarik lainnya Haris Prabowo
(tirto.id - Politik)

Reporter: Haris Prabowo
Penulis: Haris Prabowo
Editor: Addi M Idhom