Tips Mengatur Keuangan Bagi Para Pekerja Lepas atau Freelancer

Oleh: Dinda Silviana Dewi - 3 April 2020
Dibaca Normal 2 menit
Berikut beberapa cara untuk pekerja lepas atau freelancer mengatur keuangannya.
tirto.id - Berkembangnya industri kreatif turut mengubah perspektif publik tentang pekerjaan tradisional. Saat ini, banyak orang memilih untuk beralih bekerja paruh waktu, bekerja lepas, atau bahkan bekerja penuh sambil menjadi seorang freelancer.

Ada beberapa kategori pekerja lepas, mulai dari jam kerja yang reguler untuk satu bos, atau jadwal yang fleksibel dan berubah setiap minggu. Melansir Khan Academy, seorang pekerja lepas harus disiplin dalam pembagian waktu dan finansial. Pasalnya, keuangan, asuransi, hingga tabungan pensiun diatur oleh diri Anda sendiri.

Di sisi lain, kehidupan finansial para freelancer juga tidak dapat diprediksi karena gaji yang tak menentu. Terlebih, Huffington Post menyebutkan, gaji para pekerja lepas tidak meliputi berbagai tunjangan, liburan berbayar, dan cara sistematis untuk mendanai pensiun.

Untuk mengatasi kecemasan finansial tersebut, ikuti tips yang diberikan oleh Forbes Finance Council berikut ini:

  • Pahami nilai waktu

Sama pentingnya dengan penghasilan freelance, waktu yang Anda juga memiliki nilai. Sayangnya, kadang-kadang waktu yang Anda miliki tidak digunakan seefektif mungkin. Untuk itu, pertimbangkan penggunaan terbaik waktu Anda sebelum melakukan sesuatu.

  • Mendaftarkan diri sebagai perusahaan untuk manfaat pajak

Banyak freelancer memulai dengan hanya mendirikan kepemilikan tunggal dasar untuk struktur bisnis mereka. Dengan hal tersebut, mereka kehilangan banyak manfaat pajak serta perlindungan aset yang datang dengan badan hukum atau korporasi.

Selain dari manfaat itu, citra dan profesionalisme yang digambarkan dengan menggunakan korporasi dapat diperoleh saat menghindari penggunaan kepemilikan perseorangan.

  • Persiapkan diri untuk membayar pajak

Para pekerja lepas mungkin dengan cepat lupa bahwa mereka bertanggung jawab untuk membayar pajak. Bahkan, mereka juga dapat menghadapi musim pajak yang cukup mengejutkan. Cari tahu berapa taksiran pajak Anda, gunakan pengingat kalender untuk akhir setiap kuartal dan kirim pembayarannya. Sementara itu, jangan lupa membuat laporan pajak Anda setiap tahunnya.

  • Menyimpan catatan keuangan

Lacak semua penghasilan Anda termasuk aliran uang masuk dan uang keluar. Simpan setiap kuitansi Anda dan tulis untuk apa pengeluarannya, kemudian masukkan ke dalam wadah. Lebih lanjut, melacak penghasilan Anda dalam spreadsheet juga akan membantu, dan mengelompokkan apa yang dibelanjakan dan untuk tujuan apa.

  • Otomatiskan pembayaran

Jika Anda memiliki penghasilan yang tidak dapat diprediksi, Anda harus mendasarkan anggaran dan pengeluaran pada periode penghasilan terendah versus periode berpenghasilan tinggi. Selanjutnya, anggap jumlah itu sebagai gaji Anda.

Di sisi lain, pertimbangkan untuk mengotomatiskan pembayaran sehingga Anda dapat menghindari keterlambatan tagihan. Manfaatkan aplikasi yang memudahkan Anda menghemat uang sehingga memiliki bantalan untuk pengeluaran yang lebih besar atau tidak terduga.

  • Dapatkan pertanggungan asuransi

Jenis pekerjaan dapat membantu menentukan kewajiban asuransi apa yang mungkin Anda miliki. Pekerjaan konsultasi mungkin memerlukan asuransi kewajiban profesional. Menjual barang dagangan mungkin memerlukan asuransi kewajiban produk.

LLC dapat melindungi beberapa bentuk pertanggungjawaban, tetapi tidak semua. Berbicara dengan seorang pengacara dan profesional asuransi yang baik dapat membantu melindungi apa yang telah Anda kerjakan dengan keras.

  • Lacak biaya bisnis

Kebanyakan orang meremehkan pengeluarannya, salah satu aspek terpenting adalah memahami dengan tepat berapa banyak hasil uang dari pekerjaan Anda dan berapa pula pengeluarannya. Untuk itu, lacak tersebut pengeluaran dan pemasukan.

  • Prioritaskan Tabungan Pensiun

Mungkin pendapatan Anda bisa habis untuk kebutuhan sehari-hari. Akan tetapi, memiliki tabungan untuk hari tua sangat penting. Untuk itu, Anda dapat berinvestasi jika benar-benar membutuhkannya. Selain itu, carilah solusi kreatif untuk memenuhi kebutuhan hidup.

  • Tingkatkan Eksposur
Cara lain yang bisa Anda gunakan adalah meningkatkan eksposur dengan memasarkan diri lewat berbagai platform. Pastikan Anda mendaftar pada banyak situs untuk meningkatkan eksposur.

  • Hitung pertumbuhan bisnis

Setiap bisnis memiliki kesuksesan dan titik terendahnya, tetapi dengan lebih banyak peluang, Anda akan memiliki potensi sukses yang lebih tinggi. Gunakan internet untuk menjangkau lebih banyak pelanggan atau klien. Sangat penting untuk mengukur pertumbuhan Anda. Hanya dengan cara tersebut, Anda dapat mempertahankan kualitas.


Baca juga artikel terkait FREELANCE atau tulisan menarik lainnya Dinda Silviana Dewi
(tirto.id - Ekonomi)

Kontributor: Dinda Silviana Dewi
Penulis: Dinda Silviana Dewi
Editor: Alexander Haryanto
DarkLight