Tips Mengadakan Acara di Rumah Selama Pandemi COVID-19

Oleh: Yonada Nancy - 9 Maret 2021
Dibaca Normal 2 menit
Tips mengadakan acara saat pandemi, acara keluarga saat COVID-19, dampak pandemi Corona.
tirto.id - Situasi pandemi yang berlangsung sejak satu tahun belakangan ini menyebabkan terbatasnya aktivitas sehari-hari.

Berbagai kegiatan berkumpul seperti pesta ulang tahun, bridal shower, hingga lamaran harus terlaksana dalam skala kecil di rumah.

Meskipun dirayakan dengan skala kecil, kontak sosial tentu akan terjadi sepanjang acara, sehingga tindakan pencegahan penularan COVID-19 tetap harus dilaksanakan.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebutkan bahwa tindakan pencegahan sebaiknya meliputi berbagai tindakan, mulai dari modifikasi lokasi acara hingga upaya untuk meminimalkan kerumunan.

Namun, sebelum memulai perayaan, tuan rumah perlu mempertimbangkan beberapa risiko termasuk:

    • Jumlah kasus COVID-19 di lingkungan sekitar. Pertimbangkan untuk menunda perayaan apabila lingkungan setempat masih berada di zona merah atau oranye.
    • Lokasi acara, termasuk tersedianya ventilasi dan apakah ruangan yang cukup luas untuk menerima sejumlah tamu dengan berjarak.
    • Pengaturan acara, termasuk durasi, jumlah tamu, hingga kegiatan.
Jika berdasarkan risiko-risiko tersebut situasi cukup aman dan memungkinkan untuk diadakannya acara, maka acara dapat dilangsungkan.

Tips Mengadakan Acara Saat Pandemi


Berikut ini ada beberapa tips yang dapat dilakukan selama mengadakan acara di tengah kondisi pandemi COVID-19 di rumah.

1. Cantumkan protokol kesehatan dalam undangan

Sisipkan persyaratan mematuhi protokol kesehatan bagi tamu yang diundang dengan mencantumkannya dalam undangan.


Protokol kesehatan yang dimaksud seperti mengimbau tamu menggunakan masker, mencuci tangan minimal 20 detik sebelum memasuki lokasi acara, dan komitmen menjaga jarak.

2. Perketat kriteria pemilihan staf

Jika acara menggunakan staf tambahan dari luar, minta agen atau event organizer untuk menyalurkan tenaga staf dengan kriteria khusus.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) menyebutkan, staf untuk acara sebaiknya tidak diikutsertakan apabila:

    • positif COVID-19 meski tanpa gejala;
    • mengalami gejala-gejala yang mengindikasikan COVID-19 seperti demam dan batuk;
    • baru melakukan kontak dekat dengan seseorang yang terjangkit COVID-19.
Pengetatan kriteria ini dapat didukung dengan upaya seperti mewajibkan setiap staf melakukan tes geNose atau RT PCR, hingga tes suhu di lokasi acara. Selain itu, kriteria tersebut juga dapat diberlakukan untuk tamu.

3. Modifikasi lokasi acara

Atur lokasi acara agar dapat membuat tamu dapat berjarak dan mematuhi protokol kesehatan yang berlaku termasuk:

    • Menyediakan tes suhu dan tempat cuci tangan di pintu masuk lokasi acara.
    • Menandai lantai berjarak 1,5 meter di titik rawan berkumpul (pintu masuk, meja buku tamu, atau jalur sepanjang kamar mandi)
    • Mengatur kursi-kursi berjarak 1,5 meter antar kursi
    • Memastikan ruangan memiliki ventilasi yang cukup atau pertimbangkan melakukan acara di luar ruangan.
4. Sediakan perlengkapan pembersih tangan

Menyediakan perlengkapan pembersihan tangan termasuk sabun dan air di tempat mencuci tangan atau hand sanitizer dengan kandungan 60 persen alkohol untuk orang dewasa atau anak-anak di atas usia 5 tahun.

Selain itu sediakan pula tisu dan tempat sampah anti sentuh.

5. Undang lebih sedikit tamu

Pertimbangkan untuk mengundang lebih sedikit tamu untuk menghadiri acara.

Misalnya, jika rumah dapat memuat 50 tamu, maka pertimbangkan untuk mengundang setengah dari kapasitas rumah. Hal ini untuk mengantisipasi adanya kerumunan dan menjaga acara tetap kondusif.

Selain itu, pertimbangkan pula untuk tidak mengundang tamu yang jaraknya jauh atau ada di luar kota.

Hal ini untuk mencegah penularan tamu selama perjalanan, khususnya apabila tamu melakukan perjalanan dengan transportasi umum.

6. Membagi undangan dalam jadwal

Jika tamu acara ternyata lebih banyak daripada kapasitas rumah, pertimbangkan untuk membaginya dalam jadwal tertentu.

Misalnya tamu yang diundang berjumlah 25 orang, maka dapat dibagi menjadi dua sesi dengan masing-masing sesi berjumlah 12 dan 13, atau tiga sesi dengan masing-masing sesi berjumlah 8 atau 9 orang.

7. Pertimbangkan menyediakan makanan kemasan daripada prasmanan

Menurut CDC, saat ini belum ada bukti yang menunjukkan bahwa makanan berkaitan dengan penyebaran COVID-19 secara langsung.

Namun, berbagi peralatan makan umum dan antrean di prasmanan dapat meningkatkan risiko tersebut.

Untuk mengantisipasi hal ini, pertimbangkan menyediakan makanan dalam kemasan, seperti kotak makanan atau bento.


Baca juga artikel terkait VIRUS CORONA atau tulisan menarik lainnya Yonada Nancy
(tirto.id - Kesehatan)

Kontributor: Yonada Nancy
Penulis: Yonada Nancy
Editor: Dhita Koesno
DarkLight