Tips Memilih Cincin Tunangan Bagi Pasangan dengan Dana Minim

Oleh: Abdul Hadi - 3 Juni 2020
Dibaca Normal 3 menit
Banyak cara bisa dilakukan untuk membeli cincin tunangan dengan harga murah, sesuai dengan dana yang dimiliki oleh pasangan.
tirto.id - Proses mengikatkan diri melalui pertunangan tentu merupakan momen sakral bagi pasangan yang serius ingin menikah. Banyak orang rela menabung jauh-jauh hari demi merayakan pernikahan.

Biaya dibutuhkan untuk persiapan tetek bengek sebelum pernikahan, mulai dari membeli cincin tunangan, membuat undangan, negosiasi keluarga dari masing-masing pasangan, dan lainnya.

Salah satu persiapan penting sebelum pernikahan ialah memilih cincin tunangan yang sesuai selera dan cocok untuk diselipkan di jari manis pasangan.

Bagi pasangan dengan anggaran minim, bisa jadi harus berpikir keras menyiasati pembelian cincin tunangan. Demi memenuhi keinginan pasangannya, kadang kala, salah satu atau keduanya harus rela keliling toko perhiasan demi menemukan cincin dengan harga miring.

Terdapat beberapa tips untuk membeli cincin tunangan dengan anggaran terbatas. Laman V & CO Jewellery memberikan saran, untuk menghemat biaya, pasangan dengan duit cekak bisa membeli cincin tunangan dengan kandungan emas dua karat saja.

Selain itu, seperti dilansir laman BuzzFeed, terdapat sejumlah tips dalam memilih cincin tunangan dengan harga sesuai anggaran yang dimiliki setiap pasangan.

1. Cari tahu jenis logam mulianya

Pertama-tama, diskusikan dengan pasangan Anda mengenai logam mulia yang ia inginkan. Logam mulia jenis apa yang sesuai keinginan hati masing-masing pasangan? Jika menyukai logam mulia berwarna seperti rubi atau safir, kocek yang dirogoh bisa jadi lebih dalam daripada batu berlian.

Kemudian, jika pasangan Anda ingin logam mulianya tampak seperti berlian, tetapi abai apakah itu asli atau tidak, pertimbangkan logam moissanite, yang kisaran harganya lebih murah dari berlian asli. Logam zirkonia kubik juga bisa menjadi pilihan alternatif.

Moissanite masih merupakan logam mulia yang terbentuk secara alami, meskipun sebagian besar sudah menjadi logam buatan. Bahkan, seringkali ia kelihatan lebih berkilau daripada berlian asli.

Sedangkan zirkona rubik adalah batu buatan dan biasanya tidak bersinar dengan cemerlang, tetapi masih akan tampak berkilau.

Tentu, moissanite atau zirkonia kubik tidak akan sama dengan berlian, tetapi kemungkinan besar orang yang melihat cincinnya tidak akan tahu bedanya.

Memilih logam mulia juga bukan perkara mudah. Ia mesti sesuai dengan warna kulit pemakainya, dan yang terpenting sesuai selera. Belum lagi, bila ukuran jari yang lebih besar daripada ukuran rata-rata, biasanya akan dikenai biaya tambahan.

2. Jika cincinnya dari emas, pertimbangkan fluktuasi harga

Ketika akan memutuskan membeli cincin emas untuk pertunangan, ketahui bahwa harga emas mengalami fluktuasi seiring dengan inflasi dan perubahan nilai mata uang. Jika ingin mendapatkan harga yang murah, carilah waktu yang tepat ketika harga emas mengalami penurunan.

3. Pertimbangkan ukuran logam mulia yang lebih kecil

Logam mulia yang lebih kecil harganya lebih murah dibandingkan yang lebih besar. Demikian juga jika Anda mengincar sumpel batu mulia yang besar, tentu budget-nya akan lebih mahal.

Faktor lain yang mempengaruhi harga cincin bukan hanya ukuran logam mulianya saja, melainkan juga kualitas dari batu mulia yang digunakan, serta teknik pemotongannya.

Bila menghendaki batu mulia dengan potongan yang tidak biasa, biasanya pengrajin dan toko perhiasan akan mematok harga lebih mahal.

4. Negosiasi jumlah karat perhiasannya

Dalam kebanyakan kasus, biasanya terdapat perbedaan harga yang mencolok antara berlian yang dua karat dengan yang 1,7 karat.

Berlian sering dihargai dalam angka yang dibulatkan. Bisa jadi hal ini dikarenakan orang yang mencari logam mulia, biasanya membeli berat karat yang spesifik. Akibatnya, logam mulia yang sedikit lebih rendah karatnya kurang disukai oleh pembeli.

Oleh sebab itu, ukuran karat yang lebih kecil, misalnya 1,7 karat memiliki harga yang lebih murah daripada logam mulia dengan karat yang dibulatkan seperti dua karat. Meskipun harganya lebih murah, logam mulia dengan karat lebih rendah tetap layak digunakan sebagai perhiasan.

5. Jika dana minim, jangan beli cincin di toko perhiasan terkenal

Jika merek tidak terlalu penting bagi Anda, carilah cincin di toko lokal daerah, bukan dari penjual perhiasan terkenal atau toko yang menyediakan merek perhiasan branded.

Jika mau berhemat, Anda bisa mengunjungi beberapa toko perhiasan lokal dan membandingkan harga serta kualitas cincin jualannya. Setelah menemukan yang cocok, barulah memutuskan untuk membeli cincin tunangan.

6. Jika membeli di toko perhiasan lokal, jangan lupa menawar harga

Cara ini mungkin berhasil atau tidak, tergantung pada kebijakan pemilik toko perhiasan. Bisa jadi, jika tawar-menawar harga tidak berhasil, toko perhiasan mungkin menawarkan sedikit diskon.

7. Pertimbangkan opsi pembelian daring

Berkat bantuan internet, Anda dapat memanfaatkan toko daring (online shop) untuk berburu cincin tunangan. Tanpa harus capek-capek berkeliling wilayah atau berkunjung dari satu toko perhiasan ke toko perhiasan lain, semua orang bisa membandingkan harga-harga cincin dan logam mulianya dari pelbagai toko daring yang sudah ada, hanya dengan ketukan jari di layar gawai.

8. Pertimbangkan desain cincin

Jika ingin memiliki model cincin yang lain daripada yang biasa atau cincin custom yang desainnya belum pernah ada sebelumnya, Anda dapat memesannya jauh-jauh hari ke toko perhiasan.

Desain yang unik, contohnya cincin yang memiliki motif dari inisial nama masing-masing pasangan atau cincin dari sidik jari yang belakangan populer, tentu membuat harga semakin mahal.

Desain yang rumit atau unik biasanya memerlukan biaya ekstra. Bagaimanapun juga, desain baru berarti pengrajin harus membuat cetakan baru. Untuk membuat desain baru juga memakan waktu pada proses perancangannya dan tidak bisa sekali jadi. Hal ini tentu membuat harga cincin makin mahal.

9. Jika pasangan mau, belilah cincin bekas

Beberapa pasangan yang sudah menikah, terkadang menjual cincin kawin atau cincin tunangannya karena sebab-sebab tertentu. Misalnya, karena ada kebutuhan mendesak.

Di pasaran, cincin bekas biasanya memiliki harga yang lebih fleksibel, dan lebih murah daripada barang baru. Jika pasangan Anda tidak keberatan, tidak percaya takhayul, atau tidak tersinggung, membeli cincin bekas bisa menjadi opsi alternatif untuk menghemat biaya.

10. Tradisi bertukar cincin saat pertunangan tidak harus diikuti

Jangan terbebani dengan budget minim untuk menyempurnakan hubungan romantis Anda. Jika memang tidak tersedia uang mencukupi, jangan memaksakan diri untuk membeli cincin tunangan yang harganya mahal.

Tradisi bertukar cincin tunangan seharusnya tidak menghalangi hubungan Anda dengan pasangan. Anda dapat menghadiahkan cincin jenis apa pun, selagi tidak menyinggung perasaan masing-masing pihak. Bahkan, tanpa cincin tunangan pun, pertunangan Anda tetap bisa dilanjutkan.


Baca juga artikel terkait PERNIKAHAN atau tulisan menarik lainnya Abdul Hadi
(tirto.id - Sosial Budaya)

Kontributor: Abdul Hadi
Penulis: Abdul Hadi
Editor: Addi M Idhom
DarkLight