Tips Hindari Mengantuk Saat Berkendara: Tidur Cukup dan Minum Kopi

Oleh: Dinda Silviana Dewi - 24 Juni 2020
Dibaca Normal 1 menit
Hilangnya perhatian atau konsentrasi dan waktu reaksi yang lambat akibat mengantuk menjadi hal yang paling berbahaya.
tirto.id - Mengantuk adalah hal yang wajar dalam setiap orang. Namun ketika berkendara, rasa kantuk yang muncul tersebut akan berakibat fatal.

Mengutip National Highway Traffic Safety Administration di Amerika Serikat, rasa kantuk yang muncul saat berkendara telah menyebabkan 72 ribu kecelakaan, 44 ribu cedera, dan 800 kematian pada tahun 2013.

Sementara itu, Very Well Health mengutip penelitian lain yang menunjukkan adanya 6 ribu kecelakaan fatal yang terjadi akibat rasa kantuk saat berkendara yang terjadi setiap tahunnya.

Menurut Sleep Foundation, beberapa tanda yang muncul ketika mengantuk saat berkendara, antara lain.

- Sulit berkonsentrasi, sering berkedip, lipatan mata yang berat

- Melamun, pikiran yang tidak nyambung

- Kesulitan dalam mengingat jalan, tidak memperhatikan lalu lintas

- Sering mengucek mata atau menguap berkali-kali

- Sulit menjaga kepala tetap tegak

- Merasa kurang istirahat

Akan tetapi, hilangnya perhatian dan waktu reaksi yang lambat akibat mengantuk menjadi hal yang paling berbahaya.

Terlebih berkendara adalah kegiatan kompleks yang melibatkan banyak keputusan kecil dan penting dalam setiap detiknya. Bahkan ketika bangun, otak tidak berfungsi secara optimal untuk menangani keputusan dalam berkendara.

Oleh karenanya ada baiknya untuk menjaga diri tetap bugar dan tetap sadar. Berikut adalah tips yang dapat dilakukan untuk mencegah datangnya rasa kantuk saat berkendara mengutip Healthline:

1. Berkendara dengan teman

Ketika bersama teman, Anda akan merasa tenang karena ada orang lain yang akan menggantikan Anda mengemudi.

Namun, pastikan teman yang melakukan perjalanan dengan Anda adalah yang dapat mengemudikan jenis kendaraan yang Anda digunakan.

2. Tidur siang sebelum lakukan perjalanan

Tidak ada yang dapat menggantikan istirahat dengan baik seperti tidur. Meski hanya dalam waktu beberapa jam, tidurlah selagi Anda memiliki kesempatan.

Namun jika sempat, tidur lah setidaknya 15-30 menit sebelum Anda mengemudi.

Sebuah penelitian mengungkapkan bahwa tidur siang secara singkat dapat memicu gelombang tidur yang pelan dan fase Rapid Eye Movement (REM) yang dibutuhkan untuk rasa segar dan sadar.

3. Dengarkan musik

Musik selama perjalanan dapat membuat Anda tetap fokus dan sadar. Dengarkan musik yang Anda suka sehingga Anda juga dapat menyanyikan liriknya selama perjalanan.

4. Konsumsi kafein

Kafein merupakan salah satu stimulan yang dipercaya dapat mengurangi rasa kantuk, terlebih saat berkendara.

Hal tersebut dinyatakan dalam sebuah penelitian di tahun 2012 yang mengungkapkan satu cangkir kopi dapat menurunkan rasa kantuk yang menyebabkan tertidur saat mengemudi.

Namun ketika Anda telah merasa mengantuk, jangan pernah paksakan untuk terus mengemudi.

Hal tersebut akan berakibat fatal terhadap diri Anda dan penumpang yang Anda bawa dalam sebuah perjalanan. Segera berhenti dan beristirahat sebisa mungkin.


Baca juga artikel terkait RASA KANTUK atau tulisan menarik lainnya Dinda Silviana Dewi
(tirto.id - Sosial Budaya)

Kontributor: Dinda Silviana Dewi
Penulis: Dinda Silviana Dewi
Editor: Nur Hidayah Perwitasari
DarkLight