Menuju konten utama

Tips dan Cara Meredakan Nyeri Haid

Kompres panas sekitar perut memiliki efektivitas mengurangi nyeri haid, setara dengan pereda nyeri.

Tips dan Cara Meredakan Nyeri Haid
Ilustrasi Sakit perut. FOTO/Istockphoto

tirto.id - Nyeri menstruasi terjadi akibat otot rahim berkontraksi untuk membantu meluruhkan jaringan menstruasi. Kram merupakan tanda ketika otot-otot rahim tengah bekerja.

Sebagian besar perempuan lazim mendapati nyeri haid ketika saat periode menstruasi datang. Melansir dari laman Health Partners, ada beberapa faktor yang mempengaruhi nyeri haid.

  1. Sindrom Pramenstruasi (PMS): Gejala ini dialami sekitar 90 persen perempuan yang menstruasi, dimulai dari beberapa hari sebelum menstruasi hingga hari pertama atau kedua menstruasi.
  2. Dysphoric pramenstruasi (PMDD): Bentuk gangguan PMS yang lebih parah, mempengaruhi sekitar lima persen perempuan.
  3. Fibroid: Pertumbuhan jaringan yang berkembang di lapisan rahim.
  4. Kista ovarium
  5. Radang panggul: Infeksi pada rahim dan ovarium.
  6. Endometriosis
  7. Adenomiosis

Gejala dan Cara Mengatasi Nyeri Haid

Laman Healthline merangkum gejala-gejala nyeri haid selain kram, yakni:

  • Mual
  • Muntah
  • Sakit kepala
  • Diare
  • Volume menstruasi sangat deras

Ada beberapa cara untuk mengatasi nyeri haid ringan, misalnya seperti lebih banyak meminum air putih dan berolahraga. Kami merangkum beberapa tip mengurangi nyeri haid, selain kedua cara tersebut.

  • Konsumsi obat pereda nyeri: Obat yang direkomendasikan termasuk ibuprofen dan dannaproksen. Obat-obatan ini membantu menurunkan produksi prostaglandin di dalam tubuh.
  • Menggunakan kompres hangat: Letakkan botol air panas atau bantal pemanas di bagian perut dan punggung bawah. Efektivitas kompres hangat setara dengan obat pereda nyeri.
Anda juga bisa membikin kompres panas dengan cara:
  1. Menjahit dua potong kain dengan menyisakan lubang di atas.
  2. Isi dengan beras dan jahit lubangnya.
  3. Letakkan dalam microwave selama beberapa menit, dan kompres siap digunakan.
  • Memijat menggunakan minyak esensial: Pijat di sekitar perut, pinggang, dan punggung sekitar 20 menit menggunakan minyak aromaterapi jenis lavender, pepermin, mawar, adas. Encerkan minyak esensial dengan minyak pembawa, seperti minyak zaitun atau minyak kelapa. Takarannya satu tetes minyak esensial per satu sendok teh minyak pembawa.
  • Orgasme: Orgasme vagina memicu otak melepaskan neurotransmiter seperti endorfin dan oksitosin. Endorfin bermanfaat untuk mengurangi persepsi nyeri.
  • Menghindari makanan tertentu: Selama menstruasi hindari makanan yang membikin kembung, diantaranya:
  1. Makanan berlemak
  2. Alkohol
  3. Minuman berkarbonasi
  4. Kafein
  5. Makanan asin
Sementara cobalah mengonsumsi jahe, mint, lemon panas, stroberi atau raspberry untuk mengurangi kram dan tegang perut.

  • Mengonsumsi herbal: Beberapa herbal mengandung senyawa antiinflamasi dan antispasmodik yang mengurangi kontraksi otot, misalnya teh chamomile, biji adas, kayu manis, jahe, ekstrak kulit pinus.

Baca juga artikel terkait SIKLUS MENSTRUASI atau tulisan lainnya dari Aditya Widya Putri

tirto.id - Kesehatan
Penulis: Aditya Widya Putri
Editor: Iswara N Raditya