Timses Bajo Legowo Kalah dari Gibran & Beri Ucapan Selamat

Oleh: Irwan Syambudi - 9 Desember 2020
Dibaca Normal 1 menit
Meskipun tak dapat memenuhi target, Bajo telah menerima kekalahan pada Pilwalkot Solo melawan Gibran.
tirto.id - Tuntas Subagyo, penasihat tim pemenangan Bagyo Wahyono-Fx Supardjo (Bajo) cum Ketua Tikus Pithi Hanata Baris, organisasi masyarakat yang mengusung pasangan Bajo memberi ucapan selamat kepada lawannya, Gibran Rakabuming Raka-Teguh Prakosa yang menang telak dalam hasil hitung cepat Pilkada Solo 2020.

"Selamat kepada Mas Gibran dan Pak Teguh atas terpilihnya sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Solo periode 2020-2025, semoga bisa membawa Solo lebih maju lebih amanah dan lebih membawa kesejahteraan bagi masyarakat Solo," kata Tuntas kepada Tirto, Rabu (9/12/2020).

Selain mengucapkan selamat, Tuntas juga menyampaikan terimakasih kepada warga Solo yang telah memberikan dukungan kepada Bajo selama ini. Meskipun tak dapat memenuhi target, Bajo telah menerima kekalahan.

"Jujur saja ini jauh dari target kita. Sebagai pejuang, kita akan menghadapi seperti ksatria, menerima apapun hasilnya dan akan mengevaluasi serta mengambil hikmah yang terbaik dari perjuangan selama ini," ujarnya.

Perhitungan cepat yang dilakukan oleh Tim Pemenangan Gibran-Teguh pukul 17.00 WIB, dari 206.204 suara masuk dari 954 TPS, Gibran-Teguh memperoleh 85,14 persen atau 176.662 suara. Sementara Bajo 14,86 persen atau 30.642.

Angka ini sebenarnya lebih rendah dari target yang diinginkan, 92 persen. Namun Gibran bilang tak lagi mempersoalkan itu. Ia bilang yang paling prioritas saat ini adalah kesehatan warga dan pilkada lancar.

“Secara umum pilkada ini sudah berjalan lancar, aman. Antusiasme warga untuk datang ke TPS juga cukup baik," kata Gibran.

“Yang jelas saya dan Pak Teguh berterima kasih sekali kepada jajaran KPU, Bawaslu, TNI/Polri sehingga acara pemungutan suara pada pagi hari ini berjalan lancar," Gibran menambahkan.

Setelah memastikan menang, target mereka akan menemui pesaingnya. Gibran yang merupakan putra sulung Jokowi itu juga menyebut kompetisi sudah selesai dan sudah tak ada lagi kubu-kubuan. Ia dan Teguh berencana untuk segera bertemu dengan Bajo.

“Kami akan sowan ke Pak Bagyo dan Pak Supardjo apabila beliau berdua agak longgar. Bagaimanapun ini sudah selesai tidak ada kubu-kubuan lagi, semua warga Solo bahu membahu untuk membangun Solo,” kata Gibran.

Pilkada Solo merupakan satu dari tiga politik dinasti Indonesia yang jadi sorotan selain Medan dan Tangerang Selatan.

Suksesnya Pilkada Solo diwarnai dengan sejumlah dugaan pelanggaran mulai keterlibatan makelar KTP hingga dugaan bagi-bagi duit dari salah satu komisioner KPU Surakarta.



Baca juga artikel terkait PILKADA 2020 atau tulisan menarik lainnya Irwan Syambudi
(tirto.id - Politik)

Reporter: Irwan Syambudi
Penulis: Irwan Syambudi
Editor: Bayu Septianto
DarkLight