Tiket Konser John Mayer Dijual Rp12.000 di Bukalapak Mulai 4 Maret

Oleh: Yantina Debora - 1 Maret 2019
Tiket konser John Mayer di Jakarta dijual Rp12.000 di Serba Seru Bukalapak mulai 4 Maret 2019.
tirto.id - Bukalapak menggelar program "Serba Seru" dengan menghadirkan tiket konser John Mayer World Tour 2019 dengan hanya Rp12.000.

Berdasarkan rilis yang diterima Tirto, Jumat (1/3/2019), tiket tersebut untuk kategori VIP, Platinum, Premium Festival dan Green.

"Program Serbu Seru ini akan berlangsung mulai dari 4 Maret 2019 sampai dengan 13 Maret 2019," demikian pernyataan Bukalapak.

Penjualan tiker konser John Mayer Rp12.000 itu dilakukan dalam dua sesi setiap hari mulai 10.00 - 16.00 WIB dan 16.00 - 23.00 WIB hanya di aplikasi Bukalapak.

Konser kali ini merupakan bagian dari tur John Mayer yang pertama di Asia. Promotor yang mendatangkan John Mayer ke Jakarta adalah Third Eye Management (TEM) dan Dyand Mas Entertainment Asia (DMEASIA).

John Mayer World Tour 2019 akan diawali dengan konser di New Zealand pada Maret 2019 dan berlanjut ke Australia, Singapura, Thailand.


John Mayer akan menyapa penggemarnya di Indonesia pada 5 April 2019 di ICE, BSD City. Tur akan Mayer akan berlanjut hingga Cina dan Jepang.

John Mayer dikenal melalui album debut Room for Squares (2002), Heavier Things (2003) dan Battle Studies (2009). Ada pula Born and Raised (2012) juga Paradise Valley (2013) yang pernah berada di peringkat 1 ARIA.

Pada 2018, Mayer meluncurkan "New Light,” yang bersertifikat emas, selagi menyelesaikan album solo kedelapan, sebagai kelanjutan The Search for Everything yang sukses pada 2017.

Jadwal tur dunia John Mayer di Asia:

23 Maret 2019: Auckland, Selandia Baru
25 Maret 2019: Brisbane, Australia
29 Maret 2019: Sydney, Australia
1 April 2019: Singapura, Singapura
3 April 2019: Bangkok, Thailand
5 April 2019: Jakarta, Indonesia
10 April 2019: Tokyo, Jepang
11 April 2019: Tokyo, Jepang


Baca juga artikel terkait KONSER MUSIK atau tulisan menarik lainnya Yantina Debora
(tirto.id - Musik)

Sumber: Siaran Pers
Penulis: Yantina Debora
Editor: Agung DH
DarkLight