Menuju konten utama

Terkait Tes CPNS 2019, Tjahjo: Ada Materi Khusus Cegah Radikalisme

MenPANRB Tjahjo Kumolo mengatakan untuk mengantisipasi paham radikalisme pada tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2019 akan disisipkan materi khusus.

Terkait Tes CPNS 2019, Tjahjo: Ada Materi Khusus Cegah Radikalisme
Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPANRB) Tjahjo Kumolo memberikan keterangan kepada wartawan usai memberikan pengarahan kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) di kompleks Kantor Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta, Senin (4/11/2019) tirto.id/Irwan A. Syambudi.

tirto.id -

Menteri Pemberdayaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPANRB) Tjahjo Kumolo mengatakan untuk mengantisipasi paham radikalisme pada tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2019 akan disisipkan materi khusus.
"[Pencegahan radikalisme] tugas utamanya adalah di tes CPNS. Koordinasi BKN, tim Kemeristekdikti yang susun soal. Ada sekian persen soal wawasan kebangsaan. Kita harus waspada masalah radikalisme dan terorisme," kata Tjahjo di Yogyakarta, Senin (4/11/2019).
Soal kewaspadaan paham radikalisme di lingkungan pemerintah ini, kata dia, merupakan bagian dari menjaga kebhinekaan yang menjadi fokus Presiden Joko Widodo.
Menurutnya, tak masalah jika masyarakat ingin berserikat dan beribadah, namun yang harus dicegah adalah jika ada potensi memecah-belah bangsa.
Untuk mencegah paham radikalisme, Tjahjo akan betul-betul menyaring para calon ASN. Pada proses penyaringan, kata dia, akan ada tim yang memonitor secara langsung.
Namun, secara khusus tidak ada aturan atau persyaratan tertentu yang dibuat khusus untuk mencegah CPNS berpaham radikal. Aturan penerimaan CPNS 2019 ini masih sama dengan penerimaan tahun sebelumnya.
"[Hanya saja] soalnya kita masukkan [anti radikalisme], di soal [tes CPNS] kita masukkan meskipun masih sekala kecil," kata Tjahjo.
Dalam pidatonya di hadapan ASN Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta di kompleks Kantor Gubernur, Tjahjo mengatakan bahwa ASN harus berani melawan radikalisme dan terorisme. Sebab, paham radikalisme dan terorisme mengancam kehidupan berbangsa dan bernegara.
"Tantangan bangsa ini adalah yang berkaitan dengan radikalisme, terorisme," kata Tjahjo.
Seluruh ASN, kata Tjahjo, harus berani menentukan sikap, siapa kawan dan siapa lawan, pada perorangan, pada kelompok, golongan, untuk melawan radikalisme dan terorisme yang mengancam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Baca juga artikel terkait CPNS 2019 atau tulisan lainnya dari Irwan Syambudi

tirto.id - Sosial budaya
Reporter: Irwan Syambudi
Penulis: Irwan Syambudi
Editor: Maya Saputri