Taylor Swift Rilis Video Klip 'The Man': Tentang Kesenjangan Gender

Oleh: Alexander Haryanto - 28 Februari 2020
Dibaca Normal 1 menit
Taylor Swift berbicara soal kesenjangan genjer dalam video klip "The Man", di situ ia juga berperan sebagai laki-laki.
tirto.id - Taylor Swift merilis video klip lagu berjudul "The Man", pada Kamis, 27 Februari 2020 waktu setempat. Hingga 17 jam video itu dirilis, tepat pukul 12.22 WIB, video tersebut sudah ditonton lebih dari 8 juta kali tayang di Youtube.

Ada yang berbeda dalam karya Swift kali ini, di mana ia berperan sebagai laki-laki dan mengubah semua penampilannya agar maksimal dalam memerankan tokoh itu.

Dilansir Antara dari Variety, Jumat 28 Februari 2020, Taylor Swift memakai teknik riasan prostetik agar bisa mengubah wajah dan bentuk rambut untuk lagu bertemakan "women empowerment" tersebut.

Peran Swift sebagai aktor utama video klip itu terungkap pada bagian akhir video, di mana ia memperlihatkan sekilas cara merias serta perubahannya. Selain menjadi aktor utama, Swift juga mengisi posisi sutradara dan penulis naskah untuk video musik tersebut.

Secara sekilas, video klip lagu "The Man" tersebut berbicara tentang kesenjangan gender, di mana peran laki-laki sangat dominan terhadap perempuan. Hal ini cukup relevan dengan yang pernah dialami Swift.

Kala itu, ia pernah berseteru dengan petinggi label rekamannya, Scott Borchetta dan Scooter Braun karena melarangnya membawakan lagu-lagu lamanya di televisi untuk America Music Awards 2019. Swift juga mengungkapkan bahwa kedua petinggi tersebut pernah merundungnya di masa lalu.


Sebelumnya, Taylor Swift berhasil meraih enam penghargaan American Music Awards (AMA) 2019. Atas hal itu, Taylor pun menyandang gelar artis terbanyak peraih penghargaan itu dalam dekade ini dengan total 29 piala AMA.

Taylor bahkan berhasil menggeser dan melampaui posisi Michael Jackson yang sebelumnya meraih 24 piala AMA, demikian seperti dilansir dari The Guardian. Penghargaan yang Taylor raih itu, seperti Artist of the Decade, Album Favorit Pop/Rock, Favorite Music Video, Favorite Female Artis dan Favorite Artis.

Saat ia dinobatkan sebagai artis terbaik tahun ini, Taylor mengatakan bahwa tahun ini merupakan titik tertinggi sekaligus terendah dalam hidupnya. Dalam pidatonya di AMA, Microsoft Theater Los Angeles, Taylor bilang: "beberapa waktu yang paling menakjubkan [...] sekaligus hal tersulit yang pernah saya alami."

Sebab, beberapa waktu lalu ia sempat berselisih dengan, Scooter Braun, petinggi Big Machine Records, label tempat Taylor bernaung. Secara terbuka, Taylor menuduh Braun telah melarangnya menyanyikan lagu-lagu lawas saat tampil di AMA 2019.


Baca juga artikel terkait LAGU TAYLOR SWIFT atau tulisan menarik lainnya Alexander Haryanto
(tirto.id - Musik)

Penulis: Alexander Haryanto
Editor: Agung DH
DarkLight