Tak Perlu Top Up, LinkAja akan Terkoneksi dengan Rekening Tabungan

Oleh: Hendra Friana - 9 April 2019
LinkAja akan diintegrasikan dengan rekening tabungan atau kartu kredit para penggunanya di bank-bank anggota Himbara, seperti Mandiri, BNI, BTN dan BRI.
tirto.id - Produk layanan pembayaran elektronik besutan sejumlah BUMN, LinkAja bakal memiliki sejumlah fasilitas inovatif dalam aspek sumber dana. Hal itu untuk mengejar target 10 juta pengguna hingga akhir tahun 2019.

Direktur Bank Mandiri, Kartika Wirjoatmodjo, mengatakan LinkAja akan diintegrasikan dengan rekening tabungan atau kartu kredit para penggunanya. Dengan begitu, pengguna LinkAja tak perlu melakukan top up atau pengisian saldo seperti yang harus dilakukan konsumen pada platform pembayaran digital lain.

"LinkAja ini, kan, server base namanya, source of fund-nya top up, nah nanti kalau udah wallet itu nanti source of fund bisa langsung debit atau cc atau tabungan," ujarnya di Mandiri Club, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (9/4/2019).

Rencananya, kata Kartika, integrasi LinkAja dengan rekening tabungan atau kartu kredit bakal mulai direalisasikan pada semester kedua tahun 2019. Selain itu, lanjut dia, prosesnya juga akan diperluas menjadi dua arah sehingga pengguna LinkAja juga bisa membuka rekening.

"Sehingga inklusivitasnya terjadi," kata pria yang akrab disapa Tiko tersebut.

Meski demikian, dia menegaskan, integrasi rekening tabungan atau kartu kredit dengan LinkAja hanya terbatas pada bank-bank yang tergabung dalam Himpunan Bank Rakyat (Himbara). Selain Bank Mandiri, beberapa bank lainnya adalah BRI, BNI, dan BTN.

Hingga saat ini, kata Kartika, dompet digital atau e-wallet yang dioperasikan oleh PT Fintek Karya Nusantara (Finarya) itu masih terus fokus menjaring pengguna.

"Namun active users [pengguna aktif] masih sekitar 2 juta hingga 2,5 juta. Ini masih sedikit. Kami menargetkan hingga akhir tahun active users mencapai 5 juta hingga 10 juta," ujar Kartika.

PT Fintek Karya Nusantara (Finarya) yang mengoperasikan LinkAja merupakan perusahaan yang dibentuk oleh kolaborasi tujuh BUMN, yakni Telkomsel, Bank BRI, Bank BNI, Bank BTN, Bank Mandiri, Pertamina, dan Asuransi Jiwasraya.


Baca juga artikel terkait LINKAJA atau tulisan menarik lainnya Hendra Friana
(tirto.id - Ekonomi)

Reporter: Hendra Friana
Penulis: Hendra Friana
Editor: Addi M Idhom
DarkLight