Menuju konten utama

Tak Hanya Jakarta, Jokowi Minta Kota Besar Mulai Mitigasi Macet

Jokowi meminta kota besar mulai memikirkan opsi pembangunan transportasi massal seperti LRT dan MRT mengingat kemacetan kini tak hanya terjadi di Jakarta.

Tak Hanya Jakarta, Jokowi Minta Kota Besar Mulai Mitigasi Macet
Presiden Joko Widodo (ketiga kiri) didampingi Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan (kedua kiri) dan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (kiri) berjalan di area stasiun usai menumpang kereta Light Rail Transit (LRT) dari Stasiun Harjamukti di Stasiun Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta, Senin (26/12/2022). ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/wsj.

tirto.id - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta pemerintah daerah di kota besar mulai memikirkan opsi pembangunan transportasi massal seperti LRT dan MRT.

Dalam acara peresmian Terminal Amplas dan Terminal Tanjung Pinggir, Medan, Kamis (9/2/2023), Jokowi mengingatkan bahwa kemacetan tidak lagi hanya ada di Jakarta, tetapi mulai di kota besar lain.

"Kemacetan sekarang ini tidak hanya terjadi di Jakarta, tetapi juga di luar Jakarta, kota kota besar misalnya Medan, Bandung, Surabaya, Makassar dan kota kota besar yang lainnya mulai mengalami macet yang sudah mulai harus kita perhatikan," kata Jokowi di Medan, Kamis.

Jokowi menuturkan, fasilitas transportasi publik harus lebih baik. Ia mengatakan, terminal yang kotor akan membuat masyarakat enggan naik.

Eks Walikota Solo itu menilai, Jakarta sudah mulai membangun transportasi publik seperti MRT dan LRT maupun kereta cepat Jakarta-Bandung. Ia menilai kota-kota yang mulai macet justru berdampak kepada kota di masa depan.

"Kita harapkan kota-kota besar di luar Jakarta harus mulai berpikir ke arah LRT, MRT dan moda transportasi massal yang lainnya. Kalau tidak kedahuluan macet, jalan tidak bisa dilebarkan akhirnya semua orang akan sangat tergantung pada yang namanya kendaraan pribadi," kata Jokowi.

Baca juga artikel terkait KEMACETAN atau tulisan lainnya dari Andrian Pratama Taher

tirto.id - Sosial budaya
Reporter: Andrian Pratama Taher
Penulis: Andrian Pratama Taher
Editor: Restu Diantina Putri