Syarat Nonton Liga 1 & 2 Langsung di Stadion, Kata Satgas COVID-19

Oleh: Irwan Syambudi - 21 Oktober 2021
Dibaca Normal 1 menit
Setiap penonton pertandingan sepak bola liga 1 dan 2 yang masuk juga diharuskan telah terdaftar di PeduliLindungi.
tirto.id - Juru Bicara Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito mengumumkan bahwa pertandingan sepak bola liga 1 dan 2 mulai dapat dihadiri penonton maksimal 25 persen dari kapasitas stadion. Selain itu juga ada sejumlah syarat bagi penonton yang hendak masuk stadion.

"Akan dilakukan uji coba penerimaan penonton langsung di liga 1 di wilayah Jawa Bali yang ditentukan oleh PSSI dan PT LIB dengan pertandingan hanya boleh dilakukan satu kali seminggu dengan penonton maksimal 25 persen atau 5.000 orang," kata Wiku dalam konferensi pers virtual, Kamis (21/10/2021).

Meski begitu, setiap penonton yang masuk juga diharuskan telah terdaftar di PeduliLindungi. Penonton tersebut harus masuk kategori hijau yakni mereka yang sudah vaksin minimal satu dosis dan bukan merupakan kontak erat kasus positif.

Selain penonton sepak bola Liga 1, uji coba penonton langsung juga akan diterapkan pada pertandingan Liga 2.

"Wilayah non Jawa Bali sebagai uji coba penerimaan penonton langsung di Liga 2 dengan maksimum penonton adalah 25 persen kapasitas atau 5.000 orang," kata Wiku.

Liga 1 2021/2022 yang merupakan kompetisi sepak bola tertinggi di Indonesia sudah bergulir sejak Jumat, 27 Agustus 2021 ditandai dengan laga pembuka Bali United vs Persik. Kepastian bergulirnya Liga 1 diatur dalam Inmendagri Nomor 43 Tahun 2021

Awalnya, hanya ada 3 laga yang diputar dalam sepekan. Namun, sejak 3 September 2021, dalam setiap minggu, 9 pertandingan Liga 1 2021/2022 diputar.

Sementra itu Liga 2 musim 2021/2022 bergulir mulai 26 September 2021 lalu. Berdasarkan Inmendagri Nomor 43 Tahun 2021, kompetisi level 2 Indonesia tersebut dapat dilaksanakan maksimal 8 pertandingan setiap pekan di kabupaten/Kota dengan PPKM level 3 dan level 2.


Baca juga artikel terkait SYARAT NONTON LIGA 1 DAN 2 atau tulisan menarik lainnya Irwan Syambudi
(tirto.id - Sosial Budaya)

Reporter: Irwan Syambudi
Penulis: Irwan Syambudi
Editor: Nur Hidayah Perwitasari
DarkLight