Syarat dan Ketentuan Beasiswa S2 Ajinomoto untuk Kuliah di Jepang

Oleh: Yulaika Ramadhani - 14 Januari 2019
Dibaca Normal 1 menit
Syarat, ketentuan, dan sejumlah biaya yang dicover beasiswa Ajinomoto.
tirto.id - Ajinomoto Indonesia melalui Ajinomoto Foundation tahun 2019 ini kembali memberikan beasiswa program pascasarjana untuk berbagai bidang ilmu sains kepada mahasiswa Indonesia untuk melanjutkan studi di sejumlah Universitas di Jepang.

Berdasarkan rilis per yang diterima Tirto pada Senin (14/1/2019) Universitas yang bisa dipilih dalam beasiswa Ajinomoto ini yaitu Tokyo University, Kyoto University, Ochanomizu University, Kagawa Nutrition University, Nagoya University, dan Waseda University.

"Ajinomoto Foundation tiap tahun memberikan beasiswa ini kepada 1 orang mahasiswa Indonesia dalam skema AJINOMOTO Post-Graduate Scholarship 2020," kata PR Communication Ajinomoto Yayah Hoeriyah.

Program yang dilaksanakan sejak tahun 2010 ini merupakan Program Beasiswa Penuh, dengan rincian: tunjangan per bulan sejumlah 150.000 yen, plus tanggungan penuh biaya perkuliahan (tuition fees), admisi, dan full examination, serta tiket pesawat ke Jepang. Hingga saat ini sudah mengirimkan 10 orang siswa terbaik dari Indonesia untuk studi Master di Jepang.

Syarat beasiswa Ajinomoto yang harus dipenuhi di antaranya adalah calon mahasiswa harus tertarik melanjutkan studi Master pada bidang Gizi, Kimia Murni, Biologi, Kesehatan Masyarakat, dan Teknologi Pangan, dengan indeks prestasi kumulatif (IPK) minimal 3,50. Usia maksimal 35 tahun, dan tertarik untuk mempelajari kebudayaan dan bahasa Jepang. Calon penerima beasiswa juga harus memiliki kondisi fisik dan mental yang sehat serta punya motivasi yang tinggi untuk belajar.

Salah seorang penerima program beasiswa Ajinomoto Chevia Nadia, 25 tahun, asal Bogor, menyatakan Beasiswa Ajinomoto sangat bermanfaat mewujudkan mimpinya untuk berkuliah di The University of Tokyo (Todai).

“Selama hampir satu tahun menjadi research student, saya mendapatkan banyak pengalaman belajar tentang bahasa dan budaya Jepang serta beradaptasi dengan kehidupan di Tokyo berkat dukungan penuh dari beasiswa Ajinomoto," lanjutnya.

Menurut Chevia, kesempatan berkunjung dan berdiskusi dengan pekerja ahli di pabrik Ajinomoto area Kawasaki, Jepang, juga membuka pikiran dan pengetahuannya tentang teknologi canggih dan ragam produk bermanfaat yang dihasilkan oleh Perusahaan Ajinomoto.

Selain itu, program bimbingan beasiswa yang diberikan, salah satunya adalah bimbingan penyampaian progress report penelitian setiap tahunnya.

Menurut Chevia, program beasiswa dari Ajinomoto Foundation ini telah menjadi salah satu fase terpenting dalam hidupnya. Dan ia berharap program beasiswa ini terus dilanjutkan untuk mendukung cita-cita para generasi yang akan datang dalam melanjutkan studi di Negeri Sakura, demi menimba ilmu untuk kemajuan Bangsa Indonesia.


Baca juga artikel terkait BEASISWA S2 atau tulisan menarik lainnya Yulaika Ramadhani
(tirto.id - Pendidikan)


Penulis: Yulaika Ramadhani
Editor: Yulaika Ramadhani
DarkLight