Susi Susanti Bawa Obor Asian Games 2018 di Puncak Gunung Bromo

Oleh: Alexander Haryanto - 21 Juli 2018
Susi Susanti membawa obor Asian Games 2018 ke puncak kawah Gunung Bromo.
tirto.id - Obor Asian Games 2018 yang direncanakan melewati 18 Provinsi, 54 kota, dan 64 titik sudah tiba di Gunung Bromo pada Sabtu (21/7/2018). Pada Jumat (20/7) kemarin, obor tersebut sudah mengelilingi Kota Malang bersama artis Samuel Riza dan mantan atlet tenis meja, Ling ling serta mantan atlet bulu tangkis, Luluk Hadiyanto.

“Gunung Bromo merupakan salah satu tujuan wisata yang sangat indah, kami memang sengaja menjadikan Bromo sebagai titik yang dilalui oleh kirab obor Asian Games 2018,” kata Ketua Panitia Pelaksana Asian Games 2018, Erick Thohir melalui keterangan tertulis yang diterima Tirto, Sabtu (21/7/2018).

Erick menjelaskan, alasan obor tersebut dibawa ke Gunung Bromo agar keindahan alam di tempat tersebut semakin terekspos ke dunia internasional dan meningkatkan wisatawan.

Ketika di Gunung Bromo, obor tersebut dibawa oleh artis Irfan Hakim yang diiringi oleh puluhan pasukan berkuda dari kesatuan Kavaleri TNI serta masyarakat Bromo.

Selain itu, seluruh rombongan kirab obor menggunakan pakaian tradisional saat menuju kawah Gunung Bromo untuk menunjukkan kekayaan budaya Indonesia. Mereka juga membawa bendera merah putih.

Saat ke puncak kawah Gunung Bromo, obor tersebut dibawa oleh pembawa obor utama sekaligus legenda bulu tangkis Indonesia, Susi Susanti. Di tempat tersebut, obor yang mengandung gabungan api dari India dan Mrapen ini akan menyulut mini cauldron yang tersedia.

"Terima kasih kepada semuanya. Sebagai pembawa api obor Asian Games 2018 ini, harapan saya kepada para atlet-atlet indonesia untuk maju terus pantang mundur dan berikan yang terbaik untuk Indonesia. dan kebetulan juga saya baru pertama kalinya berkunjung ke Bromo, ternyata Bromo sangat Indah, eksotis dan luar biasa," ungkap Susi Susanti.


Baca juga artikel terkait ASIAN GAMES 2018 atau tulisan menarik lainnya Alexander Haryanto
(tirto.id - Olahraga)


Penulis: Alexander Haryanto
Editor: Alexander Haryanto