Survei LSI Denny JA: Golput Rugikan Jokowi-Ma'ruf

Oleh: Riyan Setiawan - 19 Maret 2019
Dibaca Normal 1 menit
Dari 6 kantong suara yang disurvei LSI Denny JA, paslon 01 unggul dalam 5 kantong suara, sehingga paling dirugikan jika ada golput.
tirto.id - Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA telah merilis hasil survei terkait capres-cawapres yang akan dirugikan dengan keberadaan pemilih golongan putih (golput). Survei berlangsung periode 18-25 Februari 2019.

"Survei tersebut dilakukan berdasarkan pergeseran di enam kantong suara," ujar periset LSI Denny JA, Ikrama Masloman saat rilis di kantor lembaga itu, Rawamangun, Jakarta Timur, Selasa (19/3/2019).



Kantong suara pertama, yaitu berdasarkan segmen pemilih minoritas yang populasinya kurang lebih sebesar 12,2 persen. Elektabilitas konstestan dalam pemilih ini, Jokowi-Ma'ruf meraih 80,3 persen, sedangkan Prabowo-Sandi 11,6 persen.


Kemudian, kantong suara kedua, ada pada segmen pemilih wong cilik dengan porsi suara 49,8 persen. Pada pemilih tersebut, Jokowi-Ma'ruf memperoleh 63,7 persen dan Prabowo-Sandi sebesar 27,4 persen.

"Ketiga, segmen pemilih milenial termasuk populasi terbesar di bawah 40 tahun kurang lebih 44,7 persen [...] pada survei Februari 2019 Jokowi-Ma'ruf memperoleh dukungan sebesar 56,5 persen dan Prabowo-Sandi memperoleh dukungan 34,5 persen," kata Ikrama.

Selanjutnya pada kantong suara keempat, pemilih emak-emak atau perempuan populasinya mencapai 50 persen. Pada pemilih emak-emak, Jokowi-Ma'ruf unggul dengan angka 61 persen dan Prabowo-Sandi sebesar 30 persen.

Kantong suara kelima, pada kalangan pemilih terpelajar populasinya mencapai 9,3 persen. Pada pemilih emak-emak, Prabowo-Sandi unggul dengan angka 45,4 persen dan Jokowi-Ma'ruf dibawahnya sebesar 36,1 persen.

"Keenam, segmen pemilih muslim, pemilih muslim adalah kantong pemilih terbesar dengan populasi mencapai 87,8 persen [...] dari tracking survei LSI pasangan sejak Agustus 2018 hingga Jokowi-Ma'ruf masih unggul 55,7 persen dan Prabowo-Sandi memperoleh dukungan 33,6 persen," ucap Ikrama.

Ikrama pun menjelaskan jika pada keenam segmen tersebut terjadi golput, maka yang akan dirugikan adalah capres-cawapres nomor urut 01, Jokowi-Ma'ruf. Dikarenakan paslon tersebut unggul dalam 5 segmen kantor suara.

"Kalau golput besar di situ [5 kantong suara], tidak bisa dimaksimalkan pendukung Pak Jokowi itu tidak bisa datang ke TPS, maka dirugikan Pak Jokowi dan Pak Ma'ruf. Sedangkan Pak Prabowo hanya dirugikan di satu segmen pemilih terpelajar," tutur dia.

Survei LSI Denny JA dilakukan dengan face to face, interview menggunakan kuisioner. Survei menggunakan metode multistage random sampling dengan 1.200 responden pada 34 propinsi di Indonesia, dengan margin of error sebesar +/2,9 persen.


Baca juga artikel terkait PEMILU 2019 atau tulisan menarik lainnya Riyan Setiawan
(tirto.id - Politik)

Reporter: Riyan Setiawan
Penulis: Riyan Setiawan
Editor: Zakki Amali