Sumba Diguncang Gempa Magnitudo 5,0 SR Kamis Dini Hari

Oleh: Vincent Fabian Thomas - 10 Januari 2019
Gempa disebabkan oleh deformasi batuan dengan mekanisme pergerakan dari struktur sesar turun (normal fault).
tirto.id - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat gempa dengan magnitudo 5,0 SR mengguncang wilayah Kabupaten Sumba Tengah, Nusa Tenggara Timur pada Kamis (10/1/2019), pukul 01.56.31 WIB.

Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Rahmat Triyono mengatakan, gempa disebabkan oleh deformasi batuan dengan mekanisme pergerakan dari struktur sesar turun (normal fault).

"Hasil analisis BMKG menunjukkan informasi awal gempabumi ini berkekuatan M=5,2 yang selanjutnya dilakukan pemutakhiran menjadi M=5,0. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi tidak berpotensi tsunami," ucap Rahmat seperti dikutip dalam akun instagram @infobmkg pada Kamis (10/1) dini hari.

Rahmat menyebutkan, gempa bumi terjadi di titik koordinat 9,63 LS dan 119,91 BT atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 34 km arah timur serta 38 km arah barat Kota Waingapu, Kabupaten Sumba Timur, Propinsi Nusa Tenggara Timur dengan kedalaman 79 kilo meter.

Atas lokasi episentrum dan hiposentrum itu, ujar Rahmat, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa yang terjadi berjenis menengah. Kehadiran aktivitas subduksi Lempeng Indo-Australia ke bawah Lempeng Eurasia dinilai menjadi faktor dibalik gempa tersebut.

Selain itu, BMKG juga menerima laporan bahwa gempa turut dirasakan di daerah Waingapu, Bima dan Labuan Bajo. Intensitasnya mencapai skala III Modified Mercalli Intensity (MMI) atau dapat dikatakan cukup lemah. Namun BMKG belum mencatat adanya laporan kerusakan harta benda yang dialami masyarakat.

"Hingga pukul 02.20 WIB, BMKG belum mendeteksi adanya gempa susulan. Kepada masyarakat dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya" terangnya.


Baca juga artikel terkait GEMPA BUMI atau tulisan menarik lainnya Vincent Fabian Thomas
(tirto.id - Sosial Budaya)

Reporter: Vincent Fabian Thomas
Penulis: Vincent Fabian Thomas
Editor: Dewi Adhitya S. Koesno