Studi Sebut 1 dari 13 Anak Lelaki AS Berhubungan Seks Usia 13 Tahun

Oleh: Febriansyah - 11 April 2019
Dibaca Normal 1 menit
Penelitian sebut, di Amerika Serikat anak-anak laki-laki berhubungan seks sebelum umur 13 tahun
tirto.id - Penelitian terbaru menemukan 1 dari 13 anak laki-laki telah melakukan hubungan seksual sebelum mereka berusia 13 tahun.

Studi yang dipublikasikan dalam jurnal JAMA Pediatrics ini menemukan bahwa 3,6 persen hingga 7,6 persen anak laki-laki di Amerika Serikat melaporkan telah melakukan hubungan seks.

Studi menyebutkan, persentase anak laki-laki yang mulai berhubungan seks pada usia muda bervariasi berdasarkan faktor-faktor seperti tempat mereka tinggal dan tingkat pendidikan ibu mereka.

"Terlalu sering, kebutuhan kesehatan seksual laki-laki muda diabaikan. Temuan ini memiliki implikasi besar, terkait pendidikan seks dan perawatan kesehatan seksual dan reproduksi," kata Laura Lindberg, penulis penelitian dari Guttmacher Institute.

Studi ini mengumpulkan data dari berbagai survei dari tahun 2011, 2013 dan 2015 dan dari Survei Nasional Pertumbuhan Keluarga dari 2006 hingga 2015.

Data dikumpulkan dalam kuesioner yang diisi oleh siswa di kelas sembilan sampai kelas 12 dan melibatkan 19.916 siswa laki-laki. Data survei pertumbuhan keluarga dikumpulkan melalui wawancara langsung dan melibatkan 7.739 anak laki-laki.

Para peneliti menganalisis data itu dengan cermat terhadap faktor-faktor demografis, tempat anak laki-laki itu tinggal dan seberapa banyak responden menginginkan pengalaman pertama itu terjadi.

Survei Nasional Pertumbuhan Keluarga meminta responden untuk menggambarkan seberapa besar keinginan mereka untuk proses itu, mereka diminta memilih antara: "Saya benar-benar tidak ingin hal itu terjadi pada saat itu," "Saya memiliki perasaan campur aduk, sebagian dari diriku ingin itu terjadi pada saat itu dan sebagian lagi tidak " dan " aku benar-benar ingin itu terjadi pada saat itu".

Hasil survei itu menunjukkan anak-anak yang melaporkan berhubungan seks sebelum 13 tahun antara lain: 8,5 persen menggambarkannya sebagai tindakan yang tidak diinginkan, 37 persen memiliki perasaan campur aduk tentang hal itu, dan 54,6 persen menggambarkan bahwa mereka menginginkan seks. Sebagian besar menggambarkan pasangan seksual pertama mereka sebagai teman.

Para peneliti juga menemukan bahwa responden yang secara signifikan telah melakukan hubungan seksual itu memiliki orang tua atau ibu yang berpendidikan. Selain itu, temuan itu menunjukkan kebanyakan perilaku itu terjadi pada anak-anak berkulit hitam.

CNN menulis David Bell, dokter anak dan asisten profesor pediatri di Columbia University Irving Medical Center dan Samantha Garbers menyerukan perbaikan dalam pendidikan seks dan skrining untuk aktivitas seksual remaja.

"Nasihat apa pun yang diberikan kepada anak laki-laki, baik dari dokter atau sekolah atau orang tua, setidaknya harus selalu mengedukasi tentang pendidikan seks," tulis Bell and Garbers.

Baca juga artikel terkait SEKSUALITAS atau tulisan menarik lainnya Febriansyah
(tirto.id - Gaya Hidup)


Penulis: Febriansyah
Editor: Yulaika Ramadhani