Liga Inggris 2019/2020

Striker Spurs Son Heung-min Wajib Militer Saat Pandemi COVID-19

Oleh: Iswara N Raditya - 8 April 2020
Dibaca Normal 1 menit
Saat pandemi virus Corona atau COVID-19 melanda banyak negara di dunia, Son Heung-min harus menjalani wajib militer di Korea Selatan.
tirto.id - Saat pandemi virus Corona atau COVID-19 melanda banyak negara di dunia, Son Heung-min justru harus menjalani wajib militer di negaranya, Korea Selatan. Striker Tottenham Hotspur ini punya waktu untuk menunaikan kewajibannya lantaran Liga Inggris termasuk Premier League 2019/2020 sedang dihentikan sementara.

Pria warga Korea Selatan yang berbadan sehat memang diwajibkan untuk menjalani wajib militer selama dua tahun. Son Heung-min memperoleh keringanan karena turut membawa tim nasional Korea Selatan meraih medali emas di Asian Games 2018 lalu.

Son Heung-min akan menjalani masa wajib militer selama beberapa bulan saja. Pesepakbola berusia 29 tahun ini diharapkan sudah kembali ke Spurs sebelum Premier League dilanjutkan kembali setelah situasi membaik.

"Klub bisa memastikan bahwa Son Heung-min akan mengawali wajib militer di Korea Selatan pada bulan ini. Son akan kembali ke London setelah menuntaskan wajib militernya Mei nanti," sebut otoritas klub Tottenham Hotspur, seperti dikutip Antara dari AFP, Rabu (8/4/2020).

Otoritas yang menangani urusan tenaga kerja militer Korea Selatan (MMA) menolak mengungkapkan secara rinci mengenai kapan dan di mana Son Heung-min akan menjalani wajib militer dengan alasan privasi.

Jalani Program Berat

Yang jelas, Son Heung-min bakal melakoni rangkaian kegiatan yang terbilang berat, termasuk pendidikan disiplin, latihan tempur, juga latihan perang kimia, biologi, radiologis dan nuklir (CBRN).

"Pelatihan CBRN biasanya merupakan bagian terberat dari kamp pelatihan,” ungkap salah seorang pejabat militer di Korea Selatan kepada Reuters.

"Begitu Anda masuk militer, Anda harus dapat menggunakan senjata, menghirup gas dan berpartisipasi dalam pertempuran, berguling dan merangkak di sekitar lapangan.”

"Selama long march [sejauh 30 km], prajurit reguler Korps Marinir kami akan membawa 40 kg peralatan, tetapi itu bisa jauh lebih ringan untuk peserta pelatihan alternatif tergantung pada programnya,” imbuhnya.


Korea Selatan termasuk negara yang terkena dampak pandemi Corona kendati pemerintahnya terbilang sigap dan cepat bergerak untuk menangani virus mematikan ini untuk meminimalisir jatuhnya korban jiwa.

Data terbaru per Rabu (8/4/2020) pukul 08.00 menyebutkan, di Korea Selatan tercatat 10.384 kasus positif COVID-19, dengan 200 orang meninggal dunia, dan 6.776 orang dinyatakan sembuh.

Baca juga artikel terkait WAJIB MILITER atau tulisan menarik lainnya Iswara N Raditya
(tirto.id - Olahraga)

Penulis: Iswara N Raditya
Editor: Fitra Firdaus
DarkLight