Menuju konten utama

Sri Mulyani Klaim Pertumbuhan Ekonomi Q1 Merata di Seluruh Daerah

Menkeu Sri Mulyani mengklaim bahwa kinerja ekonomi di berbagai provinsi menguat seiring dengan terkendalinya pandemi COVID-19.

Sri Mulyani Klaim Pertumbuhan Ekonomi Q1 Merata di Seluruh Daerah
Menteri Keuangan Sri Mulyani (tengah) menghadiri rapat kerja dengan Badan Anggaran (Banggar) DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (19/5/2022). ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/foc.

tirto.id - Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati mengklaim bahwa kinerja ekonomi di berbagai provinsi menguat seiring dengan terkendalinya pandemi COVID-19. Hal ini tercermin dari seluruh pulau di Indonesia mencatatkan pertumbuhan positif di awal 2022.

“Yang bagus tentu dari pertumbuhan kuartal satu ini adalah cukup merata di seluruh sektor di seluruh daerah,” ungkapnya dalam APBN Kita, di Jakarta, Senin (23/5/2022).

Sri Mulyani mengatakan tidak hanya Pulau Jawa saja yang menunjukkan pertumbuhan di atas 5 persen, tetapi Sulawesi juga menunjukkan pertumbuhan yang sama yakni mencapai 5,3 persen. Bahkan pertumbuhan ekonomi Maluku dan Papua mencapai 10,75 persen.

Sementara itu, Kalimantan menunjukkan zona positif di 3,21 persen. Sumatera juga tumbuh positif tidak pernah turun meski masih di level 4 persen. Adapun Bali dan Nusa Tenggara mulai menunjukkan pemulihan di 3,42 persen setelah kondisi dua tahun yang terpukul akibat pandemi COVID-19.

“Ini menggambarkan bahwa komoditas yang membaik dan juga dari sisi pertumbuhan antardaerah menggambarkan adanya pemulihan yang cukup merata,” kata Bendahara Negara itu.

Secara nasional, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 5,01 persen pada kuartal I-2022 atau Q1 secara year on year (yoy). Pertumbuhan ini meningkat dibandingkan kuartal I-2021 sebelumnya terkontraksi minus 0,70 persen.

Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan, Febrio Kacaribu mengatakan, capaian pertumbuhan ekonomi di kuartal I ini menjadikan Indonesia masuk dalam beberapa negara pertumbuhannya sudah mencapai level di atas pra pandemi. Sebab, masih banyak negara ekonominya belum pulih secara maksimal seperti sebelum pandemi.

“Kuartal I kita sudah keluar dari pra pandemi, karena sudah di atas 3 persen itu di atas rata-rata PDB di tahun 2019. Ini sangat menggembirakan, ekonomi mulai pulih dan terus meningkat di atas level PDB 2019, kata Febrio dalam bincang media, Jumat (13/5/2022).

Baca juga artikel terkait PERTUMBUHAN EKONOMI atau tulisan lainnya dari Dwi Aditya Putra

tirto.id - Ekonomi
Reporter: Dwi Aditya Putra
Penulis: Dwi Aditya Putra
Editor: Maya Saputri