Sri Mulyani Cadangkan Anggaran Khusus Vaksin COVID-19 untuk 2021

Oleh: Vincent Fabian Thomas - 8 Juli 2020
Sri Mulyani tak menyebut spesifik detail bentuk penggunaan anggaran ini.
tirto.id - Menteri Keuangan Sri Mulyani menyatakan pemerintah telah membuat anggaran cadangan untuk kebutuhan vaksin di RAPBN 2021. Sri Mulyani bilang anggaran ini sengaja disediakan untuk mengantisipasi apabila vaksin ditemukan pada 2021.

“Kita harus prepare. Tahun depan (2021) seperti Presiden pencadangan anggaran vaksin apabila vaksin ditemukan. Dan bagaimana distribusi vaksin sangat penting sekali,” ucap Sri Mulyani dalam rapat bersama Komite IV DPD RI, Selasa (7/7/2020).

Sri Mulyani tak menyebut spesifik detail bentuk penggunaan anggaran ini. Ia menilai COVID-19 perlu diwaspadai sebagaimana kejadian yang pernah menimpa dunia pada 1918. Waktu itu dunia dilanda pandemi flu Spanyol yang memakan waktu setidaknya 2 tahun.

“Ini salah satu yang kami cadangkan di dalam belanja tahun depan,” ucap Sri Mulyani.

Selain bersiap menghadapi 2021, Kemenkeu juga sudah melakukan persiapan anggaran terkait COVID-19 pada tahun 2020. Staf Ahli Bidang Pengeluaran Negara Kunta Wibawa Dasa Nugraha menyatakan dana kesehatan senilai Rp87,5 triliun dalam anggaran penanganan COVID-19 didesain untuk menghadapi pandemi yang berkepanjangan apalagi jika merujuk pertambahan kasus hari ini yang masih tinggi di kisaran 1.000 per hari.

“Waktu itu kami sudah punya modeling sampai akhir Desember 2020, kira-kira positif berapa, dan based on modelling kami samapi akhir, ada sekian ribu yang kena,” ucap Kunta dalam diskusi virtual, Jumat (3/7/2020).

“Masuk rumah sakit berapa dan lainnya itu sudah ditampung di Rp87,5 [triliun], penanganan COVID-19 Rp65,8 triliun itu untuk menampung pasien-pasien belum terjadi sekarang,” tambah Kunta.


Baca juga artikel terkait ANGGARAN PENANGANAN CORONA atau tulisan menarik lainnya Vincent Fabian Thomas
(tirto.id - Ekonomi)

Reporter: Vincent Fabian Thomas
Penulis: Vincent Fabian Thomas
Editor: Gilang Ramadhan
DarkLight