Menuju konten utama
Ilmu Sosiologi

Sosialisasi dan Diseminasi: Pengertian serta Perbedaannya

Sosialisasi dan Diseminasi: pengertian serta perbedaannya dalam ilmu sosiologi.

Sosialisasi dan Diseminasi: Pengertian serta Perbedaannya
Polisi melakukan kampanye sosialisasi menggunakan masker dan cuci tangan saat hari bebas kendaraan bermotor di kawasan Sudirman, Jakarta, Minggu (8/11/2020). ANTARA FOTO/ Reno Esnir/foc.

tirto.id - Diseminasi merupakan sinonim dari sosialisasi. Meskipun kedua terlihat sama, namun terdapat perbedaan antara keduanya terutama pada penggunaan dalam kalimat dan sudut pandang pengguna.

Pengertian Sosialisasi

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia atau KBBI, sosialisasi diartikan sebagai:

1. Kata benda (noun): usaha untuk mengubah milik perseorangan menjadi milik umum (milik negara).

Contoh penggunaan dalam kalimat misalnya: “Prosedur sosialisasi perusahaan ABC tidak semudah membalik telapak tangan”.

2. Kata benda (noun): proses belajar seorang anggota masyarakat untuk mengenal dan menghayati kebudayaan masyarakat dalam lingkungannya.

Contoh penggunaan dalam kalimat misalnya: “Langkah awal proses sosialisasi manusia adalah dari lingkungan keluarga”.

3. Kata benda (noun): upaya memasyarakatkan sesuatu sehingga menjadi dikenal, dipahami, dihayati oleh masyarakat.

Contoh penggunaan dalam kalimat adalah: “Upaya sosialisasi peraturan baru terkait larangan mudik dilakukan melalui media massa”.

Pengertian Diseminasi

Pada Kamus Besar Bahasa Indonesia KBBI, makna diseminasi adalah seperti berikut:

1. Kata benda (noun): Penyemaian bibit, benih, dan sebagainya.

Contoh penggunaan kata dalam kalimat: “Musim diseminasi akan dilanjutkan dengan kegiatan mempersiapkan lahan untuk proses tanam”.

2. Kata benda (noun): penyebarluasan ide, gagasan dan sebagainya.

Contoh dalam kalimat: “Timbal balik positif terhadap materi yang disebarluaskan oleh divisi bidang diseminasi merupakan tujuan penyebarluasan informasi”.

Jika dilihat pada kamus Merriam Webster Online Dictionary (2008), diseminasi adalah kata yang diserap dari bahasa Latin disseminatus, dengan makna “to spread a broad dan to disperse throughout”.

Sementara hampir sama dengan pengertian itu, menurut kamus bahasa Inggris, dissemination juga bermakna tak jauh berbeda yakni “to spread atau to distribute (Hornby, 1974; Echols dan Shadily, 1997).

Pada penggunaan dalam kalimat, diseminasi kerap dipakai untuk menginformasikan tentang kegiatan penyebaran informasi dengan target yang luas seperti kelompok masyarakat tertentu atau individu tertentu dengan tujuan pemberian informasi yang sengaja disebarkan agar muncul kesadaran di dalam pola pikir target.

Dengan begitu mereka, kelompok atau individu itu, mau menerima dan mengubah perilaku sesuai dengan isi informasi yang diberikan sebelumnya.

Kegiatan diseminasi bertujuan untuk mengubah aspek kognitif (pengetahuan) atau pengetahuan individu atau kelompok yang ditargetkan dengan ilmu pengetahuan tertentu, juga mengubah afektif (sikap) dari target, dan psikomotorik (keterampilan) target.

Pada penggunaan sehari-hari, diseminasi kadang juga disebut sebagai ‘penyuluhan’, sehingga awam akan lebih memahaminya.

Penyuluhan biasa dimaknai pula sebagai proses penyebaran inovasi dengan berbagai hal yang telah direncanakan, untuk tujuan mengarahkan dan mengelola suatu target.

Target juga bisa melakukan pertukaran informasi, untuk mencapai kesamaan pendapat tentang inovasi tersebut.

Perbedaan sosialisasi dan diseminasi

Dari pengertian yang telah dibahas di atas, maka dapat disimpulkan bahwa walau secara arti sosialisasi adalah sinonim dari diseminasi, namun keduanya terdapat perbedaan.

Sosialisasi lebih bersifat umum dan luas, sementara diseminasi adalah bentuk dari sosialisasi yang memiliki teknis dan tata cara yang lebih spesifik.

Sosialisasi dan diseminasi berbeda pada sudut pandang dan target tujuannya.

Jika Sosialisasi melihat dari sudut pandang individu untuk bermasyarakat, maka diseminasi melihat dari sudut pandang kelompok untuk mengimplementasikan suatu nilai, dan hal itu dapat juga digunakan dalam kampanye pemerintah.

Sosialisasi merupakan upaya membuat masyarakat kenal, paham, dan menghayati sesuatu.

Sementara diseminasi menjelaskan proses, cara, dan tujuan agar terjadi perubahan pola pikir, sikap dan tindakan berdasarkan inovasi yang ditunjukkan.

Baca juga artikel terkait SOSIALISASI atau tulisan lainnya dari Cicik Novita

tirto.id - Pendidikan
Kontributor: Cicik Novita
Penulis: Cicik Novita
Editor: Dhita Koesno