Solskjaer: David De Gea Tetap Kiper Utama Manchester United

Oleh: Permadi Suntama - 3 Mei 2019
Dibaca Normal 1 menit
Solksjaer memastikan David de Gea tetap kiper utama MU kendati beberapa kali melakukan kesalahan dalam laga-laga terkahir Liga Inggris.
tirto.id - Manajer Ole Gunnar Solskjaer, menyebut David De Gea, tetap menjadi kiper utama Manchester United pada 2 laga sisa Liga Inggris, kendati sang pemain menunjukkan performa menurun. Posisi penjaga gawang timnas Spanyol itu tengah jadi bahan perbincangan menyusul blunder saat menghadapi Chelsea di pekan ke-35 Liga Inggris.

Seperti dikabarkan BBC, David De Gea, merupakan kiper terbaik dalam 4 musim terakhir dengan hanya membuat 3 kesalahan yang berbuah gol untuk tim lawan, dari 123 pertandingan. Namun, catatan apik tersebut seolah sirna, ketika De Gea, membuat 3 kesalahan yang berbuah gol untuk tim lawan dalam 4 laga terakhir.

Namun, juru taktik Iblis Merah tetap mengisyaratkan penjaga gawangnya tersebut tetap menjadi pilihan utama saat bertandang ke markas Huddersfield, pada Minggu (5/5/2019). Cedera yang dialami Sergio Romero di sesi latihan pada Kamis (2/5/2019), ditengarai menjadi sebab Solskjaer tak akan merotasi posisi penjaga gawang.

"David [De Gea] sudah berlatih dengan baik minggu ini dan dia akan bermain [melawan Huddersfield]. David percaya diri dan menantikan dua pertandingan berikutnya [di Liga Inggris], dia ingin membuktikan betapa bagus dirinya sebagai penjaga gawang. Penampilannya selama bertahun-tahun, membuat saya percaya kepadanya," kata Ole Gunnar Solskjaer.

"David bermain luar biasa musim ini. [Namun] Menjelang akhir kompetisi dia menjadi berita utama karena alasan yang salah, tetapi dia harus menghadapinya. Di posisi penjaga gawang telah mengalami masa-masa yang lebih baik daripada saat ini, tetapi David siap bermain untuk hari Minggu,” tambah juru taktik berkebangsaan Norwegia tersebut.

Solskjaer pun menyebut hasil minor yang di dapat oleh Iblis Merah, bukan sepenuhnya kesalahan David De Gea. Bagi juru taktik yang pernah menukangi Cardiff City tersebut, buruknya performa Paul Pogba dan kolega disebabkan oleh standar permainan mereka yang belum dapat dicapai.

"Ya, kami mengalami kesulitan saat ini. Kami memiliki beberapa musim [salah satunya musim ini] di mana kami belum mencapai standar yang kami harapkan,” tutur manajer berusia 46 tahun tersebut, dikutip Sky Sport.

Manchester United wajib mewaspadai potensi kejutan yang dimiliki anak asuh Jan Siewert, mengingat musim lalu Paul Pogba dan rekan-rekan tumbang di Stadion John Smith pada ajang Liga Inggris. Kendati sang lawan dipastikan tersingkir dari Liga Primer, dengan status juru kunci, hal tersebut dapat menjadi lecutan bagi Glenn Murray dan kolega, untuk menutup laga kandang terakhir mereka di Liga Inggris dengan kemenangan.


Baca juga artikel terkait MANCHESTER UNITED atau tulisan menarik lainnya Permadi Suntama
(tirto.id - Olahraga)


Penulis: Permadi Suntama
Editor: Agung DH
Kontributor: Permadi Suntama