Soal Unicorn, BPN Sebut Jokowi 'Belepotan' Berbahasa Inggris

Oleh: Felix Nathaniel - 21 Februari 2019
Kubu Prabowo beralasan Jokowi tidak fasih dalam menyebut kata "unicorn" sehingga Prabowo bertanya "yang online-online itu".
tirto.id -
Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Ahmad Riza Patria menyangkal capres nomor urut 02 itu tak mengerti masalah startup unicorn. Menurut Riza, Prabowo justru takut Jokowi salah sebut.

Politikus Partai Gerindra ini menilai bahwa apa yang dilakukan Prabowo karena bahasa Inggris Jokowi yang tidak terlalu fasih. Meski Jokowi sering bicara dengan orang luar negeri, menurut Riza bahasa Inggris Jokowi berantakan.

"Pak Jokowi mohon maaf, masih belepotan bahasa Inggrisnya. Jadi Pak Prabowo mengulang Pak Jokowi, unicor apa unicorn, beda corn pake "n" sama corn tanpa "n", beda. Makanya ditanya apakah itu 'yang online-online'," ucap Riza di kawasan Menteng, Jakarta, Kamis (21/2/2019).

Riza berpendapat, Jokowi sengaja ingin menjebak Prabowo seperti debat Pilpres 2014 lalu. Saat itu Ketua Umum Partai Gerindra itu tak memahami istilah teknis. Namun kali ini, kata Riza, Jokowi keliru.

"Pak Jokowi berpikir bahwa Pak Prabowo tidak tahu apa itu unicorn. Pak Prabowo itu udah lama di luar negeri, bahasa inggrisnya fasih, Perancis, Jerman," ucapnya lagi.



Di kubu sebaliknya, Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Hasto Kristiyanto menilai sikap kubu pendukung Prabowo Subianto bukanlah sikap seorang ksatria. Hasto menilai apa yang dilakukan kubu Prabowo hanyalah usaha menyalahkan orang lain.

Hasto menilai salah satu poin yang menurut Hasto menunjukan kekalahan Prabowo adalah soal unicorn. Prabowo sedikit bingung dan memastikan lagi kepada Jokowi soal unicorn yang dimaksud.

"Jangan biasakan politik kambing hitam. Politik kambing hitam adalah sikap tidak kesatria yang seharusnya dihindari dalam kontestasi demokrasi," kata Hasto dalam pernyataan tertulis Senin kemarin.










Baca juga artikel terkait DEBAT CAPRES 2019 atau tulisan menarik lainnya Felix Nathaniel
(tirto.id - Politik)

Reporter: Felix Nathaniel
Penulis: Felix Nathaniel
Editor: Agung DH